Fall Down 9 Times, Get Up 10 Times

“They say you need to fall down 7 times and get up 8 times. In my case, I must fall nine times to get up ten times!” (Asa)

asako-hirooka

Berusaha dan bekerja lebih keras dibanding orang lain. Itulah yang dilakukan oleh Asako Shirooka, tokoh sentral dalam dorama Here Comes Asa yang sedang tayang di Waku Waku Japan🙂

***

Asa adalah anak kedua dari keluarga Imai, pedagang kaya di Kyoto, Jepang. Berbeda dengan kakaknya Hatsu yang lemah lembut, Asa tumbuh menjadi anak perempuan yang tomboi dan penuh keingintahuan besar. Seperti umumnya tradisi orang Jepang pada masa itu, Asa dan kakaknya dijodohkan dengan anak laki-laki dari keluarga pedagang lain demi kepentingan bisnis.

Seharusnya, Asa akan dinikahkan dengan Sobei dari keluarga Sannojiya, dan Hatsu akan menikah dengan Shinjiro dari keluarga Kanoya. Namun, karena karakter Asa yang nyeleneh dibandingkan anak gadis pada umumnya, keluarga Sannojiya meminta keluarga Imai untuk menukar menantu. Mereka ingin Hatsu yang menikah dengan Sobei. Permintaan ini juga disanggupi oleh Shinjiro dan dia senang hati menerima Asa sebagai calon istri. Waktu berlalu, tiba akhirnya Asa dan Hatsu diboyong ke Osaka, rumah mertua mereka. 

asa3

Asa dan Hatsu memiliki kehidupan pernikahan yang sangat berbeda. Hatsu dengan keluarga Sannojiya yang kaku, Asa dengan keluarga Kanoya yang penuh pengertian. 

Satu pesan ibunya, Rei, untuk Hatsu dan Asa >> Tugas seorang istri adalah menjaga keluarganya.

Itu juga lah yang dilakukan oleh Hatsu dan Asa, menjaga keluarga mereka dari keterpurukan. Hatsu menjaga keluarganya dengan menjadi istri yang penurut. Asa menjaga keluarganya dengan terjun langsung ke bisnis keluarga dan melakukan terobosan untuk menyelamatkan Kanoya dari kehancuran. Karena kecerdasan dan keberaniannya, Asa diangkat sebagai pegawai di toko keluarga Kanoya oleh ayah mertua. 

asa82

Sejak itu, Asa menjadi salah satu orang penting dalam bisnis keluarga. Banyak urusan bisnis yang dipercayakan pada Asa. Bahkan ide gila Asa memulai bisnis baru juga disanggupi oleh keluarga. Karena Asa, keluarga Kanoya selamat dari gelombang perubahan baru di Jepang. 
asa192

Lalu, apa kabar Hatsu dan keluarga Sannojiya? Mereka harus menelan pil pahit akibat gelombang perubahan ini. Bisnisnya bangkrut dan mereka melarikan diri dari kejaran hutang. Namun, justru di sinilah titik balik keluarga Sannojiya. Mereka belajar memaknai dan menjalani hidup dengan lebih baik, bahkan dalam kehidupan yang serba terbatas sekalipun. 

asa182

Sebagai pebisnis ulung, Asa tidak ingin berhenti di satu titik. Setelah bisnis money changer Kano ditutup dan berganti menjadi bisnis tambang, Asa dan keluarga mengembangkan bisnis-bisnis baru seperti bank, asuransi, dan juga universitas wanita pertama di Jepang.

Di balik kesuksesan Asa, ada peran besar Shinjiro, yang mana dia menyerahkan sepenuhnya urusan bisnis keluarga pada Asa. Masa lalu Shinjiro, membuat dia tidak tertarik menekuni bisnis, dan lebih memilih mendalami seni musik dan berkumpul dengan orang-orang. Dia seseorang yang sangat peka dan pandai “membaca” orang lain. Berkat Shinjiro, Asa mampu bertahan dari tekanan dan ujian hidup. Berkat Shinjiro pula, Asa memperoleh banyak dukungan dari para klien bisnisnya.

asa-ga-kita-pic-lpq91

Tidak ada gading yang tak retak. Begitu pula kehidupan Asa dan keluarganya. Setelah lama menikah, Asa dan Shinjiro tidak pula dikaruniai keturunan, sedangkan Hatsu sudah melahirkan anak laki-laki. Di saat yang sama, Shinjiro juga mulai merasa kesepian karena Asa sibuk mengurus bisnis keluarga yang sedang berada di ujung tanduk. Ditambah lagi kehadiran Godai (partner bisnis Asa) yang tampan dan berpenampilan serta memiliki pemikiran serba modern, membuat posisi Shinjiro menjadi semakin sulit. Hal ini membuat ibu mertua Asa menjadi gelisah dan kasihan pada Shinjiro. Lalu, diam-diam dia pun berencana mencarikan istri kedua untuk mengurus dan memberi Shinjiro keturunan.

Apakah rencana ibu Shinjiro berhasil? Bagaimana dengan Asa? 

***

Dorama yang menyadur cerita novel Furukawa Chieko Shosetsu Tosaborigawa Josei Jitsugyoka Hirooka Asako no Shogai ini terinspirasi oleh satu tokoh nyata – Asako Hirooka – entrepreneur wanita pertama di Jepang.

Here Comes Asa memiliki setting waktu 1849-1919 yang merupakan masa berakhirnya era Edo dan awal Restorasi Meiji. Menonton dorama ini, kita seperti dibawa untuk melihat Jepang di masa lalu, yang mana kehidupan masyarakatnya masih sangat tradisional, mengalami jatuh bangun, sampai akhirnya perlahan membuka diri pada dunia luar sehingga mengalami perubahan dan kemajuan.

Seperti dorama Jepang pada umumnya, Here Comes Asa ini penuh pesan moral yang menyentuh hati. Tidak terhitung berapa kali saya mbrebes mili selama menonton dorama ini. Dialog-dialognya memang sederhana, tapi langsung merasuk ke hati.

Banyak hal yang saya suka dari serial ini. Selain jalan ceritanya yang seru, setiap tokoh yang muncul dalam Here Comes Asa menarik dan punya “kekuatan”. Jadi tidak melulu soal Asa dan bagaimana dia merintis bisnisnya, tetapi juga bagaimana orang-orang di sekitarnya memiliki peran dalam kesuksesan Asa. Sebut saja, keluarga Imai, keluarga Kano, Shinjiro, Hatsu, Godai, Ume, dan masih banyak lainnya.

Omong-omong soal Asa, saya sungguuuuuh menyukai tokoh ini. Dari dia saya belajar tentang perlunya melakukan inovasi dan terobosan baru dalam berbisnis, bagaimana melobi orang, bagaimana menghadapi berbagai macam karakter orang, dan bagaimana bertahan ketika sedang jatuh bangun merintis bisnis dan melindungi keluarga. Oiya, yang paling saya suka, sesukses apa pun dia, Asa tetaplah seorang istri bagi suaminya, ibu bagi anaknya, anak bagi keluarganya, dan menantu bagi keluarga Kanoya.

Jika dan hanya jika di rumah ada channel Waku Waku Japan, tidak ada salahnya meluangkan waktu 15-20 menit untuk menonton serial ini. Atau misal kuota internetnya berlebih dan super kencang, bisa juga nonton dramacool :D

 

 

14 thoughts on “Fall Down 9 Times, Get Up 10 Times

  1. Karakter Asa-nya menarik. Tapi begitu sampai di poin, “…pandai ‘membaca’ orang lain,” karakter Shinjiro jadi lebih menarik. Lebih lagi, dengan ‘kemampuan’-nya ini, Asa jadi bisa bertahan dari semua ujian, plus dapat dukungan dari klien-kliennya. Jadi, kayaknya pepatah yang bilang, “Behind every great man there’s a great woman,” gak 100% valid, ya… (((sok analitis))) hahaha…

    1. HAHAHAHAHHAHAHAHA kenapa pas bagian itu? Mengingatkan pada diri sendiri ya?😆
      Untuk Asa, pepatah bijak tadi dibalik.
      Tapi bener lho, dengan semua kenyantaiannya, peran Shinjiro ini besar banget

  2. Kira-kira, karakter Asa ini (dalam kehidupan nyara) masih terus ada hingga sekarang nggak, ya? Kalaupun ada, mungkin jumlahnya bisa dihitung.

    Salam dari penjualgorengan🙂

  3. Yah mesti nonton di Waku Waku ya, Mbak.. Padahal uda kepengen nonton. Penasaran sama doramanya. Sekalian remind bahasa Jepang jugak. Heheh. :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s