Menjadi Tim Nusantara Sehat, Garda Depan Pelayanan Kesehatan Indonesia

Indonesia merupakan negara berkembang yang masih memiliki potensi besar untuk tumbuh menjadi negara maju, baik itu potensi sumber daya alam  maupun sumber daya manusianya. Dalam kurun 20 tahun mendatang, diprediksi bahwa bang Indonesia akan memiliki kondisi demografi yang menguntungkan, yaitu proporsi jumlah penduduk usia produktif lebih tinggi dibandingkan usia non produktif. Penduduk usia produktif ini akan memiliki tingkat penghasilan yang baik sehingga berpengaruh pada meningkatnya tingkat kesejahteraan masyarakat. Pendapatan perkapita akan naik. Hal ini berpengaruh positif pada pertumbuhan ekonomi nasional. Bukan tidak mungkin Indonesia akan mampu melompat dari negara berkembang menjadi negara maju.

Untuk mewujudkan hal ini, tentunya dibutuhkan penduduk yang memiliki etos kerja baik, terampil, bermoral baik, dan yang paling penting adalah penduduk yang sehat. Iya, penduduk yang sehat, karena dengan memiliki penduduk yang sehat, maka akan banyak aspek pembangunan yang bisa dijalankan oleh pemerintah.

Karena itulah pemerintah semakin menggalakkan pembangunan di bidang kesehatan, karena kesehatan merupakan investasi terbaik untuk masa depan bangsa. Sesuai dengan arahan presiden, pembangunan bidang kesehatan ini dimulai dari pinggir ke tengah. Fokus pengembangan kesehatan diarahkan pada wilayah-wilayah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan terluar Republik Indonesia.

Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GEMAS) dan Program Keluarga Sehat merupakan program pemerintah melalui Kementrian Kesehatan untuk memperkuat layanan kesehatan di  seluruh wilayah Indonesia. Perhatian utama dititik beratkan pada tersedianya fasilitas kesehatan, aksesibilitas, dan kualitas pelayanan kesehatan.

JKN - Germas

Dalam pelaksanaannya, Kementrian Kesehatan memiliki program jangka menengah, yaitu Paradigma Sehat yang ditekankan pada kegiatan promotif dan preventif, termasuk didalamnya kegiatan proaktif untuk menjangkau masyarakat di luar puskesmas.

Ada 4 program yang menjadi prioritas di bidang kesehatan, diantaranya :

  • Penurunan angka kematian ibu bayi
  • Perbaikan gizi
  • Pencegahan penyakit menular : HIV, Tuberculosis, Malaria
  • pengendalian penyakit tidak menular : diabetes, obesitas, dan gangguan kanker

JKN - Program JKN 2015-2019

Lebih jelasnya, dapat dilihat pada tayangan video berikut:

Permasalahan selanjutnya adalah bagaimana mendistribusikan tenaga medis ke seluruh wilayah tanah air untuk bisa mencapai pembangunan kesehatan yang merata, baik dari segi jumlah, jenis, dan juga kualitas tenaga kesehatan. Karena itu, sejak tahun 2015 pemerintah mengadakan program Nusantara Sehat yang bertujuan untuk mewujudkan layanan kesehatan terpadu di wilayah terpencil.

 

JKN - Tim Nusantara Sehat

Nusantara Sehat merupakan kegiatan yang digagas pemerintah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan primer dengan berbasis tim di wilayah-wilayah terpencil, perbatasan, dan pulau terluar wilayah Republik Indonesia.

Tim Nusantara Sehat ini terdiri dari beberapa tenaga medis dengan berbagai latar belakang, seperti dokter, dokter gigi, perawat, bidan, tenaga kesehatan masyarakat, tenaga kesehatan lingkungan, ahli laboratorium medik, tenaga gizi, dan tenaga farmasi

Untuk bisa memenuhi formasi dalam tim Nusantara Sehat, dilakukan perekrutan tenaga medis dan diberikan pembekalan sebelum diberangkatkan ke daerah tujuan. Pembekalan ini meliputi materi bela negara, keahlian medis dan non medis, serta pengetahuan tentang program-program kesehatan yang dicanangkan oleh Kementrian Kesehatan.

 

Jika menjadi bagian dari Tim Nusantara Sehat

Lahir dan besar di lingkungan pedesaan dengan segala keterbatasannya, membuat saya sempat merasakan bagaimana kesulitan yang biasa dialami oleh masyarakat yang tinggal jauh dari perkotaan. Terbatasnya sarana prasana, termasuk didalamnya soal kesehatan, menjadi hal penting untuk kami.

Dulu, seringkali kami harus keluar dari desa untuk bisa memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih memadai dibandingkan desa tempat kami tinggal. Kini fasilitas dan pelayanan yang ada di desa saya sudah jauh lebih baik. Selain sarana prasarananya yang mulai dibenahi, keberadaan tenaga medis yang mencukupi dan tersebar merata di tiap kampung, mampu membantu penduduk sekitar mengatasi permasalahan kesehatan.

Karena itulah, ketika mendengar tentang Tim Nusantara Sehat, sudah terbayang betapa banyak daerah yang telah terbantu dengan kedatangan tim ini. Selain pelayanan kesehatan yang semakin baik, informasi seputar dunia kesehatan pun akan bisa semakin merata.

Lalu, bagaimana jika saya yang tidak memiliki latar belakang medis diajak bergabung dengan Tim Nusantara Sehat? Apa yang bisa saya lakukan untuk membantu terselenggaranya program ini dengan baik?

  • Persiapan Fisik

Berada di wilayah tertinggal, perbatasan, atau kepulauan luar tentunya membuat saya harus siap dengan berbagai medan yang ada di sana, baik terjalnya topografi, terbatasnya sarana dan prasarana, sampai minimnya akses adalah hal yang harus saya akrabi.

Karena itu dibutuhkan fisik yang sehat untuk bisa tetap menjalankan program Nusantara Sehat. Untuk bisa menjaga fisik supaya selalu sehat dan tangguh di segala meda. Olahraga yang cukup serta memperhatikan asupan gizi adalah hal yang perlu saya lakukan.

  • Mengenali kondisi wilayah, sosial, ekonomi, dan kearifan lokal

Sebelum diberangkatkan ke lokasi tugas, tentunya saya harus membekali diri dengan informasi yang cukup mengenai daerah tersebut. Selain untuk mempersiapkan fisik, mental, saya juga bisa mempersiapkan diri untuk berinteraksi dengan masyarakat sekitar.

Masyarakat setiap daerah tentunya memiliki karakternya masing-masing. Hal ini dipengaruhi oleh wilayah, kehidupan sosial, kondisi ekonomi, budaya, sampai kearifan lokal yang ada di sana. Informasi-informasi ini sebagian bisa saya dapatkan dari internet, sebagian lagi saat berada di sana. Jadi tidak ada salahnya jika membekali diri dengan informasi-informasi ini supaya ketika sampai di sana, kita bisa cepat menyesuaikan diri dengan sekitar.

  • Mempelajari Program-program Kesehatan yang Dicanangkan Kementrian Kesehatan

Saat menjadi Tim Nusantara Sehat, tentunya sudah dibekali informasi mengenai program-program yang dicanangkan oleh Kementrian Kesehatan. Namun tudak ada salahnya menggali lebih dalam mengenai informasi-informasi ini melalui ulasan yang ada di webisite  serta sosial media kementrian yang rajin mengulas mengena program-program kesehatan.

  • Membantu Mensosialikasikan Program Kesehatan dari Kementrian Kesehatan

Setelah sampai di lokasi tujuan, Tim Nusantara Sehat akan berbagi peran. Saya yang memiliki latar belakang non medis tentunya tidak memiliki kompetensi untuk bisa memeriksa dan menyembuhkan pasien yang sakit. Namun, saya bisa membantu Tim Nusantara Sehat untuk mensosialisasikan program-program kesehatan dari Kementrian Kesehatan dan melakukan pelatihan-pelatihan sederhana yang ada kaitannya dengan apa yang saya sosialiasikan. Tentunya dalam melaksanakan ini, saya juga harus bekerjasama dengan tim Nusantara Sehat dan juga tenaga medis setempat.

  • Melakukan Pendekatan pada Masyarakat Setempat

Bersosialisasi dan sering berinteraksi dengan masyarakat setempat tentunya bisa saya lakukan sambil membantu teman tim Nusantara Sehat yang lain. Dengan bersosialiasi, saya jadi bisa lebih dekat dengan masyarakat setempat, mengetahui sejauh mana program kesehatan dari kementrian kesehatan bermanfaat untuk mereka, apa saja yang dibutuhkan, serta keinginan mereka untuk program ini, supaya nantinya bisa dijadikan masukan untuk program selanjutnya.

  • Mengikuti dan Mendokumentasikan Kegiatan Nusantara Sehat

Selama menjadi bagian dari Tim Nusantara Sehat, tentunya saya akan mengikuti program-program yang akan dilaksanakan di sana, tentunya sesuai dengan kapasitas saya yang berlatar belakang non medis. Saya bisa meliput dan mendokumentasikan kegiatan-kegiatan yang ada selama di sana. Selain itu, saya juga akan menuliskan pengalaman selama menjadi bagian dari Tim Nusantara Sehat, baik tentang kegiatan, anggota Tim Nusantara Sehat, kendala dan permasalahan yang dihadapi, pencapaian-pencapaian yang berhasil dilakukan oleh tim, kondisi kesehatan masyarakat, dan juga pendapat masyarakat tentang pelayanan kesehatan yang ada di sana.

Jika koneksi internet memadai, saya akan rutin memposting artikel ini ke blog. Selain itu, saya juga akan membagikannya melalui sosial media seperti Facebook, Twitter, dan juga Instagram. Saya berharap tulisan-tulisan ini bisa menjadi penyambung informasi serta penyampai informasi, agar apa yang ada di daerah perbatasan bisa diketahui oleh daerah lainnya.

Sumber : Mediakom

*****

Informasi lebih lanjut mengenai program kementrian kesehatan dan Nusantara Sehat dapat diakses pada link berikut:

Kementrian Kesehatan:

Twitter : @KemenkesRI

Website : http://www.sehatnegeriku.kemkes.go.id/

Nusantara Sehat

Twitter : @Nusantara_Sehat

Website : http://www.nusantarasehat.kemkes.go.id/

*****

Keterangan Foto :

Sumber : Twitter @KemenkesRI

 

4 thoughts on “Menjadi Tim Nusantara Sehat, Garda Depan Pelayanan Kesehatan Indonesia

  1. Bonus demografi yang akan segera datang memang harus disiapkan dengan sangat baik supaya tidak berbalik jadi bumerang pengangguran ya Mbak. Salut dengan teman-teman yang mau bergerak sampai pelosok untuk memberi pelayanan kesehatan–pemerataan kota dan desa, pusat dan pinggiran perbatasan memang jadi isu banget untuk saat ini, dan harus dimulai dengan sebuah gebrakan berani. Semoga terpilih menjadi tim itu ya Mbak, semoga banyak yang bisa dibagikan untuk saudara-saudara kita di perbatasan sana :amin. Semangat terus!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s