I knew I loved you before I met you

Duh, ya! Malam minggu bikin postingan yang judulnya begini banget😆

Tenang! Postingan ini bukan curhatan tentang kasih tak sampai, atau kisah cinta di dunia maya. Ini nyata …

Ini tentang Keenan, keponakan kesayangan kami semua, Keluarga Hore 

dede Keenan
Foto ini hasil mbajak isi album ibunya Keenan

 

Dear  Keenan ^_^ Kamu lucu sekaliiiiiiiiiiiii …

Perkenalkan, aku adalah bu dhe mu yang sampai sekarang masih belum pernah menggendongmu. Maafkan bu dhe ya nak *peluk Keenan*

Keenan ….

Bu dhe tahu, saat ini kamu masih sangat kecil dan belum bisa membaca, jadi biarlah bapak & ibu mu yang membacakan surat ini untukmu.

Kamu tahu, nak, kapan bu dhe berkenalan dengan orang tuamu?

Awalnya, bu dhe berkenalan dengan bapakmu dulu, kalau tidak salah gara-gara Turnamen Foto Perjalanan. Lalu, bapakmu mampir ke blog bu dhe, dan terkesan dengan tulisan tentang Apel Kristal ini. Sejak itu kami berteman baik. Baru pada tahun 2013, bu dhe berkenalan dengan ibumu, dalam sebuah trip yang sangat asyik.

Kamu tahu Keenan? Perkenalan dengan ibumu sangat berkesan, dan bu dhe masih ingat sampai sekarang. Ibumu adalah orang pertama yang bu dhe jumpai di Lasem. Kalem, ramah, dan menyenangkan. Itulah kesan pertama pada ibumu. (“memangnya, kesan selanjutnya gimana bu dhe?” tanya Keenan). Tidak butuh waktu lama untuk bu dhe merasa akrab dengan ibumu, juga bapakmu. Mereka teman yang asyik, bahkan sudah seperti adik bu dhe sendiri.

Keenan …

Kamu sangat beruntung memiliki orang  tua seperti mereka berdua. Bu dhe tahu,kamu akan menjadi anak yang luar biasa. Bukan hanya pintar sekolahnya, santun perilakunya, tetapi juga baik budi pekertinya.

Bapakmu memang sekilas terlihat sangar dan galak karena brewoknya (hahahaha!), tetapi dia adalah orang yang ramah dan lucu. Ohiya, dia juga sangat penyayang. Saking sayangnya padamu, dia rela mendadak memiliki profesi baru, menjadi juru pijat pribadimu.

Ibumu adalah seorang wanita Jawa yang kalem dan ayu. Walaupun terlihat kalem, sebenarnya ibumu adalah wanita yang kuat, tegas, dan pemberani. Karena itulah bu dhe menyebutnya Xena. Oiya, ibumu juga sangat pintar memasak. Kadang, bu dhe iri dengan keahliannya yang satu ini.

Keenan …

Bu dhe  sayang sekali padamu, bahkan sejak kabar kehadiranmu di perut ibumu sampai pada kami. Semua berharap, kehamilan ibumu yang kali ini lancar dan kamu terlahir sehat. Alhamdulillah harapan kami dikabulkan Allah.

Mengikuti perkembanganmu di dalam perut ibumu, membuat kami harap-harap cemas sekaligus penasaran, bagaimana ulahmu nanti setelah dilahirkan. Ternyata, kamu sangat lucu dan menggemaskan😀

Keenan …

Sampai sekarang, bu dhe masih belum berkesempatan menggendongmu, walaupun sering merasa gemas pengen nggendong setiap kali melihat fotomu di timeline. Diantara kami, baru bu dhe Zizah yang sudah menggendongmu. Tunggu bu dhe – bu dhe mu yang lain datang ya nak *mulai PHP*

Walaupun bu dhe belum pernah melihatmu dan menggendongmu langsung, tapi bu dhe sayang sekali sama Keenan. Pengen deh bu dhe ngobrol-ngobrol lucu sama Keenan. #PelukVirtual

Keenan …

Sudah dulu ya cerita-ceritanya. Nanti disambung lagi kalau bu dhe ketemu Keenan. Baik-baik di sana yaa, nak.

 

Salam,

(Bu dhe yang sayang banget sama Keenan)

19 thoughts on “I knew I loved you before I met you

  1. Aaakkk.. makasih Budhe Dian. Besok kalau Keenan udah bangun deh kami bacain. Ini tumben banget dari sebelum maghrib tadi udah tidur. Padahal biasanya sering ngajak begadang (bahkan pernah sampe setengah 12 baru tidur. Iyaaa.. bayi sekecil itu tidurnya tengah malam!!).

  2. Surat ini sangat berhasil membuat saya terharu. Tertawa pun dalam haru ketika mbak Dian menyebut sosok Mas Ari sebagai seorang yang memiliki kasih sayang dan kelembutan di balik parasnya yang sangar dengan brewoknya. Terkesan dalam haru ketika mbak Dian menyebut sosok Mbak Neny sebagai sosok ibu yang kuat, pandai memasak dan kawan yang menyenangkan di balik kekalemannya 🙂

  3. Makasih budhe Dian,sudah berkenan buatin postingan cinta buat Keenan.Kami bertiga terharu.Ayo budhe Dian ke Tangerang Selatan yuk jangan PHP terus,nanti kalau kami geram kami jemput ke Tuban kami borgol dan naikin becak kesini hehehe.Makasih juga budhe Dian udah mau jadi korban ciyee ciyee’an tim hore terutama pas tak godain.Sesungguhnya saya emang agak kalem kalau kenyang dan agak tengil kalau laper hehehe,kami kangen budhe Dian :-*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s