Wisuda dan Kebaya

Bagi sebagian besar orang, wisuda adalah momen yang paling ditunggu-tunggu, setelah merampungkan perkuliahan sekian jumlah SKS (kalau di tempat saya dulu, kami harus menempuh 144 SKS), hingga akhirnya bisa mengenakan toga dan bersalaman dengan rektor saat wisuda.

Oiya, sebenarnya wisuda ini bersifat tidak wajib, karena jika si mahasiswa/mahassiswi ini tidak mengikuti wisuda pun tetap akan lulus dan mendapat ijasah.

Bagi kami, anak-anak PWK (angkatan kami, maksudnya), wisuda tetap saja momen yang ditunggu, baik oleh wisudawan/wisudawati maupun teman-teman. Tidak jarang kami beramai-ramai datang ke acara wisuda, padahal yang wisuda itu adalah kakak kelas. Kalau ada teman sekelas yang di wisuda, biasanya akan lebih banyak lagi yang datang ke acara wisuda di Sakri.

wisuda dian 3

Karena wisuda merupakan momen yang spesial, khususnya untuk para mahasiswi, makanya perlu beberapa persiapan supaya bisa tampil cantik saat wisuda #halah. Walaupun di surat edaran disebutkan bahwa wisudawan/wisudawati diharapkan mengenakan pakaian hitam putih, tapi para calon wisudawati banyak yang membelot, hehehehehe. (Heemmmm, saya tidak tahu kalau di kampus lain ada aturan yang sama atau tidak)

Saat menjelang wisuda, para mahasiswa biasanya jauh lebih santai daripada mahasiswi, karena mereka hanya perlu menyiapkan pakaian hitam putih. Beda cerita dengan para mahasiswi yang sudah “sibuk” sejak beberapa bulan sebelumnya. Demi tampil cantik, mereka sudah mulai memilih-milih kebaya yang akan dipakai dan berburu MUA (make up artist) yang akan dibooking saat hari H.

Yang cukup membuat pusing saat mempersiapkan wisuda adalah proses memilih kebaya. Jika tidak punya koleksi kebaya, calon wisudawati akan dihadapkan pada beberapa pilihan : menjahit kebaya (yang tentunya makan waktu lama karena harus antri), meminjam kebaya dari salah satu anggota keluarga (yang bisa jadi punya selera pakaian yang berbeda), menyewa di salon (seringnya dapat pinjaman kebaya yang biasa dipakai untuk penerima tamu acara mantenan), atau membeli kebaya baru.

Bagi yang tinggal di kota kecil, 3 alternatif pertama bisa dijadikan pilihan. Tetapi bagaimana dengan pilihan membeli kebaya baru?

Diantara sekian banyak toko, koleksi kebaya langsung pakai yang ada sangat sedikit dan modelnya pun terbatas. Bisa jadi pihak toko menyediakan sekian jumlah kebaya dengan model yang itu-itu saja, yang mungkin saja modelnya tidak sesuai dengan bentuk tubuh.

Banyaknya toko online yang bertebaran di internet bisa menjadi solusi. Dengan sekali “klik”, akan bisa terhubung dengan toko-toko online yang menjual kebaya. Biasanya, satu toko akan menyediakan berbagai model kebaya, lengkap dengan pilihan warna dan keterangan detail produknya. Salah satu contohnya, bisa dilihat koleksi kebaya di sini.

Jika kebaya idaman sudah didapat, selanjutnya yang perlu dipersiapkan adalah menjaga berat badan :p Ga lucu juga kan kalau sudah bersusah payah mencari kebaya, tetapi pada hari H badan melar, dan kebaya jadi ketarik sana-sini?😆

Btw, saya suka dengan model kebaya yang dipakai wisuda teman-teman si adek ini. Modelnya tidak terlalu formal, tetapi tetap chic.

934833_363939790420242_7584027631208803426_n

Kalau kamu, dulu pakai model kebaya yang bagaimana saat wisuda?🙂

26 thoughts on “Wisuda dan Kebaya

  1. Aku nekat motong toga sampai paha supaya kain batik bisa kelihatan. Kebayanya juga spesial jahit, padahal ketutup ini. Baru tahu ada aturan cuma pakai baju hitam putih, kan lebih menyenangkan, lebih praktis.

    1. Hahahhahhahaa,eman2 klo kebaya dan kain batiknya kalo ga kliatan ya mbak😆

      Di kampusku dulu, ada surat edaran kalau yang wisuda diharapkan pakai baju hitam putih. Tapi kami kan pengen tampil beda, soalnya baru pertama wisuda. Jadinya tetep pas hari H, banyak banget yg pake kebaya dan dandan macem2

      1. Engga juga mbak. Pas uda deket2 baru deh nyari salon nya. Hehe. Nyesel baru skrg2, knp itu dulu pas wisuda g total ya. Pan itu foto mejeng terus di ruang tamu hahaha

  2. kalao cowok kaya aku ngga ribet. dulu pernah nemenin temen hunting brokat untuk kebaya terus bantu desainin sampai nemenin ke tukang jahit. kayaknya memang momen spesial ya wisuda bagi kaum hawa, kadang memang ketemu dengan calon mertua disitu.

    Kalo mbakku dulu sih nekad pake kain tapis kebayang beratnya😀. tapi demi tampil maksimal dibela2in. dan epiknya itu kain tapis yg harganya lumayan mahal cuma dipakai di hari wisuda saja

    1. Hahahhahaa iyaaa, momen wisuda itu ga kalah spesial sama momen lamaran (kayaknya, sih)
      Jadi pengen banget bisa tampil cantik pas hari itu, soalnya kan baru kali itu wisuda.
      Padahal ya, pas wisuda S2, lebih nyante dandannya, yg penting acara kelar

    1. AKU JUGA NUNGGU MOMEN WISUDAMU DEEEEEK, tapi ………. *pilin-pilin jilbab*

      Eh? Rai lawas? enak ae! Foto itu baru diambil kemariiiiin (baca: beberapa tahun yang lalu, saat kamu masih berseragam putih abu2)
      Ehheemm!! Kami masih muda-muda kan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s