Eksperimen Alhamdulillah

Pernah mengalami “maju mundur” saat hendak memotong rambut? Saya sering😆

Kalau saya, sebagai wanita, memutuskan potong rambut itu seperti memutuskan akan jalan bareng siapa. Sreg-sreg-an. Kalau dari awal tidak sreg, bisa dipastikan hasilnya juga akan mengecewakan, dan saya sering menyesal. (Eh, ini bahas-bahas soal potong rambut ya? Bukan yang lain :p )

Seperti kemarin, saat merasa rambut mulai tidak beraturan dan butuh di rapikan. Niat ingsung potong rambut, tapi setelah berkeliling mencari salon, saya tidak bisa menemukan satu pun salon yang sreg di hati. Merasa usaha nyaris sia-sia, saya memutuskan pulang ke rumah dan misi memotong rambut harus ditunda.

Apa kabar salon langganan? Si salon langganan sedang dalam proses pindahan ke tempat baru, dan saya juga tidak tahu kapan akan buka lagi.

Ketika bersantai di rumah sembari menyimak perkembangan timeline, iseng saya membuka leptop dan meluncur ke kanal Youtube. Entah kesambet apa, tiba-tiba kepikiran mencari tutorial memotong rambut di sana, dan ketemu loh!😆

Ketika dilihat-lihat, caranya simpel dan hasilnya juga keren!

Setelah menonton beberapa video tutorial, saya pun mikir: “Ah! Kalo begini aja sih pasti bisa …” (Mulai kemaki)

Duh, jangan dibayangkan video yang saya tonton kemarin mengajarkan teknik memotong yang rumit, butuh skill tinggi, dan memakan waktu satu jam lebih. Enggak, lho! Teknik ini bisa dilakukan hanya dalam waktu 5 – 10 menit saja.

Tapi kalau misal mau mencoba merapikan rambut dengan teknik yang sedikit “ribet”, tapi masihlah bisa dilakukan sendiri, bisa nyontek video berikut :

Kalau dulu, jaman masih jadi anak kos, saya sering diminta tolong memotong rambut teman-teman kos. Pernah suatu kali, mbak Rindah (mbak kos yang juga satu jurusan kuliahnya), minta tolong dipotongin rambut. Biasanya, saya kalau memotong rambut pasti samil menghadap kaca. Tapi waktu itu, kami lebih memilih salon-salonan di lorong kamar kos sambil merumpi dan ngawasi jemuran.

kress kress krressss!! Potong sana potong sini. Setelah hampir selesai, baru saya ngecek tampak depan. Daaaaannnn, ternyata bagian kiri dan kanan beda panjangnya! Rapiin lagi, potong lagi, dan tentunya rambut mbak Rindah makin pendek. Saya dan mbak Rindah pun tertawa ngakak begitu melihat hasil potongan rambut yang rada ajaib. Merasa bersalah, saya pun berkali-kali minta maaf. Untungnya mbak Rindah baik, dan dia bilang “gapapa Yan”.

Ternyata, pas pertemuan keluarganya mba Rindah, banyak orang naksir sama model rambutnya. Beberapa sempet nanya mba Rindah potong rambutnya di mana. Begitu tahu kalau saya yang motong, mamahnya mba Rindah juga pengen dipotongin rambutnya #Duh

Mengingat sejarah saya pernah jadi tukang potong rambut di kosan, kemarin jadilah saya bereksperimen dengan rambut sendiri, nyontek teknik di video-video tersebut dan hasilnya ga kalah dengan hasil nyalon padahal ngguntingnya pakai gunting kain. Tante dan para sepupu juga bilang kalau hasilnya bagus,

Wah! Boleh nih kapan-kapan dicoba lagi tekniknya pas sepupu-sepupu minta dipotongin rambut juga😆

Kalau apa-apa di-DIY, make up di-DIY, potong rambut di-DIY, facial dan perawatan lainnya DIY  juga, trus kapan saya ke salonnya? Mungkin kalau saya lagi males dan pengen memanjakan diri, baru deh meluncur ke salon😆

24 thoughts on “Eksperimen Alhamdulillah

    1. Halo Aqied ^_^

      Waahh, ternyata kita bekebalikan. Aku malah lbh sering motong rambut orang lain (walopun hasilnya ya begitulah, hihihihihihi).

      Ternyata motong rambut sendiri menyenangkan ya. Kayaknya setelah ini, bakalan milih potong rambut sendri daripada ke salon

    1. ga lumayan hemat Dan, tapi bisa menghemat bangeeett😆
      Di sini, tarif potong rambut termahal sudah 80 ribu. Kalau mau yg biasa tp hasilnya ga memuaskan, ada lah yg 20 ribuan.. Kalau potong sendiri, hasilnya bagus, bisa geratisan hihihihiihii #dibahas

      Aku klo motong rambut laki2 juga ga berani nih.

      1. Hahaha….boleh aja sih. But sorry rambut sy ud cepak duluan. Gmn dong? LOL😀

        Rambut km aj kak…kan self-cutting means you’re both subject and object experiment kan? Kikikiki

      2. Ada batasan2 yang tidak bisa dilanggar, karena saya seorang muslimah.

        Postingan ini cuma untuk berbagi temuan yang menurut saya seru, yang semoga bisa membantu yang lagi bingung. Itu saja🙂

  1. Baca postingan ini jafi inget tukang cukur rambut yang bisa memangkas rambutnya sendiri, heheheh.. nih kak kalau penasaran _https://www.youtube.com/watch?v=8asRWe5XNw8

    1. eh, apa aku yg salah copas ya? Kok masuknya ke vidklip “CHANEL N°5: The One That I Want – The Film”

      Kadang suka peasaran, itu tukang cukup rambut, nyukur rambutnya dimana ya. Ternyataaaa …… hihihihihi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s