Misi Khayalan ke Singapura

Judulnya terbaca #sokiyes banget kan ya?😆

Jadi ceritanya, beberapa hari ini timeline Twitter saya ramai sekali. Ada beberapa tema yang diperbincangkan, RWSentosa salah satunya. Awalnya, saya melewatkan twit-twit yang menyebut , tetapi ketika membaca twit-twit mbak  saya tertarik untuk ikutan lomba ini. “Tugas-tugas” yang diberikan mbak Venus juga seru. Asyiknya lagi, bisa mengerjakan tugasnya sambil mengkhayal😀 #Eh

Mau tau tugas-tugasnya?

1) kalo kamu punya kesempatan jalan2 ke ngajakin satu orang tmn/sahabat, siapa yg akan kamu ajakin?

2)  trus sama si temen ini, kamu mau ngapain aja di sana? ngayal aja. bebaskan imajinasimu :))

3)  satu lagi, sebutin alasan KENAPA kamu pengen ngajakin temenmu ini, knp bukan yg lain. cukup jelas ndak? ^^

 

Oke. Mari mengkhayal😀

Jika dan hanya jika dikasih kesempatan jalan-jalan ke Resort World Sentosa dan boleh ngajak 1 orang teman/sahabat, maka yang akan saya akan mengajak ………….

Mas BEM

Kenapa saya mengajak mas Bem? Karena dia sangat susah dibujuk untuk mengunjungi negeri jiran yang satu ini, walaupun disaat yang sama dia dengan mudah mengangguk saat diajak mengunjungi negara yang lain. Saya pun penasaran dengan alasannya.

Saya : Kamu kenapa ga mau diajak ke Singapura? 

Mas Bem: in my opinion, Indonesia is much better 

Saya : kalau misalnya kamu kuajak kesana, mau?

Mas Bem: kayak kamu punya duit aja

Saya : kan kali-kali aja dapat sponsor

Mas Bem: wihhhh

Saya : Alasan lain (ga suka dgn singapura) selain yg tadi? Ada?

Mas Bem: gak ada. just… gak suka

Sebagai catatan, Mas Bem ini belum pernah ke Singapura. Nah! Saya gemasnya, dia menyatakan ketidaksukaannya tanpa pernah ke sana dan mengenal Singapura dengan lebih dekat. Mas Bem ini bukan orang yang berpandangan/berwawasan sempit, dia justru orang  yang sangat terbuka pada hal-hal baru. Sepertinya ini karena dia terlalu mencintai Indonesia, dan belum akan keluar negeri sebelum beres menjelajahi wilayah RI dari Sabang sampai Merauke.

Bukankah mencintai negeri sendiri juga dapat dilakukan dengan mengunjungi negara lain dan “melihat” Indonesia dari luar?

Jadi sambil menunggu dia menunaikan “janji Palapa”-nya yang semoga tidak akan lama lagi, saya bisa menyusun rencana jika nanti berhasil mengajak Mas Bem ke Singapura #Eh.

 ***

Kurang afdol jika mengunjungi suatu tempat tapi melewatkan landmark-nya. Seperti banyak orang yang lain, tentunya kami juga akan mengunjungi Merlion Park, sebagai salah satu “ibadah” wajib kami ketika di sana. Kami tidak hanya akan memotret, tetapi juga menikmati setiap jengkal pemandangan kota yang disajikan di Merlion Park ini. Ya, Merlion Park bukan hanya soal patung Singa yang menyembur, tetapi lebih dari itu, patung ini menjadi lambang negara dan memiliki nilai sejarah bagi Singapura.

Merlion Park (Sumber : Flickr)

Selain mengunjungi Merlion Park, kami juga akan berkeliling Singapura, menyusuri wilayah sepanjang Orchard Rd, menjelajah beberapa kawasan di Singapura yang memiliki ciri khas, diantaranya : Chinatown, Bugis Street, Arab Street/Kampong Jawa, dan Little India. Mengunjungi kawasan-kawasan ini memberikan pengalaman yang berbeda karena masing-masing kawasan masih mempertahankan akar budaya dari leluhurnya.

Traveling tidak hanya soal tujuan, tetapi juga bagaimana kita menikmati perjalanan itu sendiri, termasuk saat menggunakan sarana transportasi umum untuk menuju ke tujuan kita. Mencoba berbagai rute MRT di Singapura akan masuk agenda kami. Naik turun, keluar masuk stasiun MRT menjadi salah satu hal seru untuk dicoba karena di Indonesia kami belum bisa menikmati MRT.

 

Menikmati kota? Sudah.

Mengunjungi landmark? sudah.

Mencoba moda transportasi umum? Sudah.

Selain itu, mau kemana lagi?

 

Selanjutnya kami akan bersenang-senang di Universal Studio :D

attractions-uss-image

Saya sih sebenernya juga belum pernah ke Universal Studio, jadi jika mengajak mas Bem ke sini, akan jadi pengalaman pertama untuk kami. Jadi, biar acara khayal mengkhayalnya seru dan ga melenceng, saya pun berburu beberapa informasi soal Universal Studio ini.

Ternyata, ada 7 tema zona/area di dalam Universal Studio, diantaranya : The Lost World, Ancient Egypt, Sci-fi City, New York, Hollywood, Madagaskar, dan Far Far Away. Sepertinya semua seru untuk dicoba. Tetapi karena sepertinya antrian bakalan panjang dan waktu juga terbatas, jadi kami hanya akan mengunjungi beberapa area saja.

(Sumber: http://www.singapore-vacation-attractions.com/universal-studios-singapore.html)

Jika dan hanya jika di suruh memilih zona yang akan kami jelajahi, saya akan memilihkan : Hollywood, New York, Ancient Egypt, dan The Lost World.

(Sumber : http://www.rwsentosa.co.id/)

Saya pribadi, sangat menyukai tema perkotaan. Itulah alasan kenapa saya akan mengajak mas Bem ke sini. Zona Hollywood akan menjadi zona pertama yang kami kunjungi. Berada di jalur sebelah kanan, zona ini cukup mudah ditemui. Hal menarik yang bisa kami lakukan di sini antara lain : keluyuran di walk of fame dan menyaksikan acara musikal yang menjadi atraksi utama di zona ini. Sepertinya mas Bem akan sangat rukun dengan kameranya selama di sini, karena banyak sudut yang bisa dipotret.

(Sumber : http://www.rwsentosa.co.id/)

Zona berikutnya yang akan kami kunjungi, New York! Jika selama ini, kota New York hanya dapat kami saksikan di film-film, saat di Universal Studio kami bisa merasakan atmosfer khas New York dari dekat. Ada banyak toko di kanan dan kiri jalan, ada artis legendaris yang dapat dijumpai di sepanjang jalan di zona ini seperti Charlie Caplin dan Marilyn Monroe. Sepertinya selama di zona ini, saya lebih banyak menjadi obyek foto dan mas Bem jadi juru foto :lol:

Selain itu, kami juga bisa menyaksikan atraksi yang berupa spesial efek dan juga hal-hal seputar pembuatan film. Semoga mas Bem bisa betah diajak berlama-lama di sini, karena dia kan juga bisa menambah wawasannya soal pembuatan film.

 

(Sumber : http://www.rwsentosa.co.id/)

Zona ketiga kami, Ancient Egypt🙂

Karena belum sanggup pergi ke Mesir dalam waktu dekat, mengunjungi Mesir yang ada di Universal Studio pun jadi, hanya saja settingan Mesir di sini merupakan settingan kuno. Hal-hal yang berkaitan dengan mesir mengingatkan padatayangan Ramadhan setiap subuh di salah satu televisi swasta.

Atraksi utama di zona ini antara lain : Revenge of The Mummy dan Treasure Hunter. Sepertinya saya akan memilih duduk manis di luar wahana saat mas Bem mencoba roller coaster sambil mengelilingi dunia Mesir kuno yang ada di sini. Saya lebih memilih wahana Treasure Hunter saja karena lebih bersahabat dengan jantung😀

(Sumber : http://www.rwsentosa.co.id/)

Zona Lost World dibagi menjadi 2 area, yaitu Jurassic Park dan Water World. Jurassic Park adalah tontonan kami semasa masih kecil dulu. Mengunjungi dan merasakan suasana hutan tropis dan melihat Pteranodons beterbangan di udara pastilah akan sangat menyenangkan. Setelah mencoba area Jurassic Park, kami akan mencoba Water World. Konon, wahana ini sangat seru, lengkap dengan ledakan api dan semburat airnya. Penasaran!

Saat hari beranjak sore, kami akan bersiap menyaksikan atraksi teatrikal Song Of The Sea di tepi pantai Pulau Sentosa ini. Sebelumnya saya pernah menyaksikannya sekali dan sangat takjub. Saya  penasaran, apakah mas Bem juga akan sama takjubnya pada atraksi ini.

Song Of The Sea (Sumber : http://tom-kuu.blogspot.com/)

Keesokan harinya, petualangan kami di Resort World Sentosa masih akan berlanjut. Kali ini kami akan menuju ke SEA Aquarium dan Maritime Experiental Museum.

Sebagai orang  yang tidak bisa berenang dan sangat takut tenggelam, tapi penasaran dengan alam bawah laut, saya tentunya akan memasukkan SEA Aquarium  dalam itinerary kami. Iya, ini sih maunya saya saja. Kalau mas Bem, dia sudah sering melihat alam bawah laut secara langsung.

Ada banyak kehidupan bawah laut yang bissa disaksikan di akuarium raksasa ini. Saya sudah nyicil mengintip deretan atraksinya. Keberadaan ubur-ubur yang terlihat cantik di foto di bawah ini benar-benar mencuri hati. Selain itu, SEA Aquarium ini juga mengingatkan pada serial dorama Jepang : Nagareboshi yang berkisah tentang pegawai sebuah akuarium raksasa di Jepang😀

(Sumber : http://www.rwsentosa.co.id/)

Selanjutnya, Maritime Experiental Museum :) Sepertinya mas Bem akan menyukai wisata museum ini, karena belakangan dia mulai tertarik dengan hal-hal yang berbau sejarah.

attract-11

Menjelajahi museum dan menyelami cerita-cerita didalamnya membuat kita tahu lebih banyak tentang kejadian di masa lampau. Keberadaan Jalur Sutra Maritim kuno dan peranan Singapura sebagai Syahbandar besar kala itu, terangkum apik di  The Maritime Experential Museum. Didalam museum terdapat replika kapal layar Asia dari Historic Ship Harbour dengan ukuran yang sesungguhnya. Selain itu, ada juga Typhoon Theatre multimedia 360 º yang menjadi salah satu atraksi utama di museum ini. Belajar sejarah akan lebih menyenangkan saat berada di museum ini, dan semoga mas Bem juga suka.

 

Sampai di sini, saya cukup puas dengan rancangan rancangan misi khayalan kami. Semoga jika misi khayalan ini terlaksana, bisa membuat mas Bem bersikap lebih terbuka pada Singapura, bahwa ternyata di negara ini memiliki banyak hal baik yang bisa dipelajari dan dinikmati.

 

17 thoughts on “Misi Khayalan ke Singapura

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s