#5BukuDalamHidupku Oh My Goodness – Creative Junkies

Seharusnya postingan ini saya publish kemarin, hari ke-2 proyek #5BukuDalamHidupku. Tetapi karena satu dan lain hal, baru bisa diupload hari ini. Sedikit membelot dari “aturan main”, tetapi saya akan tetap melanjutkan proyek menulis ini sampai buku ke-5 nanti. Semoga kali ini tidak ada acara “pending” lagi😀

Buku ke-2 yang berpengaruh dalam hidup saya yaitu OMG Creative Junkies, karya Yoris Sebastian. Sudah pernah membaca juga? Yang sudah, mana tangannya? Kita TOSSS dulu🙂

Saya mengenal sosok mas Yoris Sebastian ini dari acara Kick Andy, dan mulai rutin membaca tulisan-tulisannya di Andy’s Friend. Ya, mas Yoris ini selalu membuat saya takjub dan terkagum-kagum dengan cara berpikirnya yang kreatif itu. Belakangan barulah saya tahu kalau mas Yoris ini adalah icon anak muda kreatif Indonesia. Kiprahnya di dunia kreatif dikuatkan dengan terpilihnya dia sebagai salah satu juri di BIA. Tahu kan kompetisi ini?

Buku yang sekilas tampak sederhana, hanya terdiri dari 3 warna : putih, hijau, dan hitam, justru memiliki konsep yang luar biasa. Sengaja mas Yoris menampilkan bukunya seperti ini karena ingin memberika keleluasaan bagi pembacanya untuk mewarnai sendiri sampul bukunya😀 Ya! Konsep kreatif dari buku ini sudah diperlihatkan sejak bagian covernya. Dan begitu membuka bukunya, kita tidak akan menemui nomor halaman didalamnya. Asyik kan?

Membaca judulnya OH MY GOODNESS! Buku Pintar Seorang Creative Junkies, sontak membuat saya bertanya-tanya tentang isinya. Sebelumnya, saya pernah beberapa kali membaca how to book,  dan kesan saya “ya begitulah”. Step by step yang diterangkan disana memang aplikatif, tapi belum membuat saya “WOW!!!”. Namun, saya menemukan sesuatu yang berbeda dalam buku ini. Banyak kejutan yang terselip di setiap tema-tema yang diangkat Yoris, dan pada akhirnya berhasil membuat saya menggut-manggut. Ternyata ada banyak hal kreatif dalam keseharian yang terlewat begitu saja oleh saya, dan juga teman saya (sesama pembaca buku ini).

Lalu, kenapa buku ini masuk dalam #5BukuDalamHidupku? Karena membaca buku ini, berhasil membuka wacana saya tentang dunia kreatif dan kenapa menjadi kreatif itu penting. Dan mindset saya pun perlahan bergeser, menjadi lebih asyik #Eh😆  

Duluuuuuuu, saya selalu berpikir bahwa anak-anak yang kreatif itu memang bawaan sejak lahir dan tergantung dari IQ si anak. Ternyata, saya salah! *tepok jidat*. Sepakat dengan kata Yoris bahwa kreativitas itu tidak bergantung pada nilai IQ, tetapi dari sejauh mana dia mampu membuka diri dan bersikap open minded terhadap apa yang dia lihat dan rasakan. Kreativitas itu bukan given,  karena sisi kreatif ini bisa muncul jika terus diasah. Dan menjadi kreatif ini bisa dibiasakan dalam kehidpan sehari-hari. Hal inilah yang terlewat oleh saya, membiasakan diri untuk menjadi pribadi yang kreatif😦

Pernah saya bertemu beberapa orang dan membaca bebeapa buku tentang kedahsyatan otak kanan. Hanya saja cara mereka menyampaikan itu membuat saya terkaget-kaget dan memunculkan banyak pertanyaan-pertanyaan baru. Lalu prakteknya? Saya kadang bingung ketika ingin menerapkan cara mereka. Namun hal ini tidak saya alami di buku ini.

Menurut saya, Yoris berhasil menyampaikan kedahsyatan (jika kita berhasil mengoptimalkan) otak kanan kita dengan cara yang sederhana dan lebih bijaksana. Kenapa? Karena Yoris tidak mengagung-agungkan si otak kanan, dan dia menjelaskan pentingnya menyeimbangkan otak kiri dengan otak kanan. Dan tentunya semua penjelasan Yoris dalam buku ini sangat logis dan tetap memunculkan kejutan-kejutan yang membuat saya berkomentar “Oh, iya ya”.

Saya sangat suka penutup bagian bab pertama ini. Untuk menjadi kreatif, menciptakan keseimbangan fungsi otak kiri dengan otak kanan adalah sesuatu yang mutlak diperlukan.😀

Ah! Saya jadi teringat beberapa tes yang saya lakukan bersama seorang teman semalam, untuk mengetahui otak mana yang lebih dominan pada kami. Dan hasil tes saya =>  Both your right and left hemisphere seem to have reached a level of perfect harmony – rather than trying to dominant each other, they work together to create a unique and well-balanced “you”😀

Mau ngetes juga? Bisa iseng-iseng mengisi tes disini, dan disini. Ini untuk sekedar mengukur dan bersenang-senang ya😆

Dalam buku ini, Yoris tidak hanya menjelaskan tentang bagaimana kedahsyatan otak kanan dan bagaimana menyeimbangkannya dengan otak kiri. Tetapi, Yoris juga “membantu” kita untuk belajar menjadi lebih kreatif. Salah satu bab yang sangat saya suka yaitu bab 4, Practice Makes Perfect, yang belakangan direvisi Yoris menjadi Perfect Practice Makes Perfect😀

Jangan lelah untuk terus berlatih dan menambah jam terbang, karena itu akan meningkatkan kemampuan kita. Hal ini adalah sebuah kebenaran umum yang seringkali saya lupakan😦 Ada saatnya saya merasa lelah ketika menemui kegagalan secara beruntun, dan disaat yang sama, saya justru menyerah. Padahal jika saya mau terus berlatih dan berlatih, walaupun kemungkinan gagal tetap ada, tetapi kemampuan saya akan jauh lebih baik dari sebelumnya.

Selain dua bab diatas, masih ada 7 bab lainnya yang akan membuat kita mengenal kreativitas lebih dekat dan mempraktekkannya. Langkah-langkah serta simulasi yang diberikan Yoris dalam buku ini akan mempermudah untuk melatih sisi kreatif kita. Selain ide tulisan yang cemerlang, bahasa yang digunakan pun lugas, mudah dicerna, dan kita seperti mendengarkan Yoris berbicara. Asyik!

Ingin mengenal sosok Yoris Sebastian lebih dekat? Bisa mampir ke blog-nya yang saya pasang di blogroll sebelah kanan😀

11 thoughts on “#5BukuDalamHidupku Oh My Goodness – Creative Junkies

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s