Always Amaze Me Everyday

Kemarin, aku pikir aku sudah berlari jauh meninggalkan sakit itu

Tapi ternyata aku hanya seperti berlari diatas treadmill

Aku masih di posisi yang sama

Keingintahuan itu terkadang menyakitkan

Keingintahuan akan orang yang tidak tahu akan kita yang mengawasinya dari kejauhan

Pura-pura lupa berkali-kali, tidak membawaku pada amnesia

Pura-pura sudah sembuh tidak membawaku pada tidur yang nyenyak

Pura-pura tidak menangis tidak membawaku pada senyum yang berkepanjangan

Entah kenapa kutuliskan surat ini

Mungkin sebagai pengingat bahwa aku, kita, pernah mengalami hal yang berat

Sebelum bertemu orang yang meringankan kita dalam sisa perjalanan

Katakan padanya, dapat salam dariku

Kamu di masa lalu

Katakan, 

Aku sungguh ingin memeluk dia sekarang, saat ini, dan mendengarnya berkata

ada aku semua akan baik-baik saja

Aku tahu, mungkin bukan sekarang saat yang  tepat bertemu dia

dan aku akan sabar menunggu hingga detik itu tiba

Semalam, perbincangan dengan seorang sahabat membawa saya menelusuri sebuah lagu yang berujung pada stream soundcloud. Ada beberapa cover lagu baru, ada juga postingan puisi baru. Salah satunya, Always Amaze Me Everyday🙂

Hal pertama yang membuat saya tertarik dengan rekaman ini adalah musik pengiringnya, lagu Korea. Instrumen ini terdengar sangat familiar, tapi saya lupa judulnya dan dulu ost K-drama apa. Yang jelas, saya pernah suka sekali dengan lagu ini.

Lalu …

Saya pun menajamkan telinga, menyimak dengan seksama setiap larik isinya

#Jleb #plak #dhuarrrrr

Isi surat ini mengingatkan pada kenangan beberapa tahun terakhir, kenangan yang pernah berporos pada seseorang. Seseorang yang pernah membuat saya seolah berlari diatas treadmil waktu. Seseorang yang membuat banyak sahabat saya gemas setiap kali saya bercerita tentangnya.

Sekarang, dia sudah menjadi bagian masa lalu. Tersimpan rapi di kotak kenangan, yang belakangan sudah jarang sekali saya buka ulang. Ini adalah fakta yang sering disangsikan para sahabat. Hati ini sudah tidak lagi bergerak diatas treadmill. Dia mulai bergeser dan menemukan arahnya. Semoga saja segera menemukan rumah untuknya pulang.

Ternyata benar kata Achiel, jangan terlalu berlebihan menanggapi rasa. Seiring waktu, rasa bisa saja memudar jika tidak dipupuk dan dijaga. Move on serupa mission impossible untuk saya waktu itu, namun sekarang perasaan itu nyaris tak bersisa.

Oh! Tentu saja ini berkat bantuan sahabat-sahabat saya. Mereka tidak membiarkan saya diam lama, tenggelam dalam pusaran waktu dan kenangan. Mereka menarik saya keluar dari zona nyaman yang melenakan.

Terimakasih … Hontou ni arigatou gozaimashu minna😀

12 thoughts on “Always Amaze Me Everyday

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s