Santailah

Berawal dari Twitter, beberapa waktu lalu Fretty melemparkan ide untuk saling tantang menulis menggunakan quote yang ada di twitpicnya waktu itu. Seperti biasa, saya pun mengiyakan walaupun  belum ada gambaran akan bagaimana nanti menulisnya.

Tantangannya Dian diambil dari display sebuah toko yang saya temukan di mall ini.
Gambar hasil minjem dari Fretty

Dan tantangan saya untuk Fretty adalah : “if you’re looking for the love of your life, stop; there will be waiting for you when you start doing things you love”. Dan tantangan Fretty untuk saya adalah : “stop overanalyzing,all emotions are beautiful“.

Dia penulis yang cepat😀 Baru disodorin tantangan, dia tidak butuh waktu lama untuk mengerjakannya. Sedangkan saya? Alih – alih mengerjakan, saya justru mendiskusikannya dengan beberapa teman dulu sebelum akhirnya menuangkan hasil diskusi kami disini.

Tantangan dari Fretty memang sekalimat, dan itu tidak panjang. Saya nangkepnya sih kalau salah mohon dikoreksi hehehhe tidak usahlah terlalu berlebihan dalam mengalanisis/memikirkan sesuatu, nikmati saja karena setiap emosi yang hadir disana. Santailah😀

Waktu itu, saya bingung bagaimana akan menuliskannya, sampai Ayih menyapa saya via YM malam itu. Iseng – iseng, saya “melemparkan” quote itu padanya. Dan jawabannya membuat saya agak kaget😀

baca tulisannya dimana?? klo yg nulis itu seseorang yg ada dlm pikiranku, pasti mikirin lah.. “kenapa dia? jangan2….” (mikir) ga perlu menganalisa, semua emosi itu indah. mungkin kite disuruh cuek kali ya ann, ga usah terlalu ambil ati

Kenapa saya kaget? Karena saya tidak menyangka arah jawabannya akan kesana. Someone special *uuhhuuxx*

Lain Ayih, lain lagi komentar mbak Dyaning😀

Awal – awalnya sempat terpikir bahwa over analyze itu kurang baik dan lain sebagainya. Begitu saya sodorkan tentang overanalyze  ini, komentar mbak Dyaning membuat saya tertawa dan “oh iya ya, jadi ndak papa nih kita menganalisis sesuatu/seseorang dengan kadar yang agak berlebihan? Selama yang dianalisis ndak menderita kerugian sih” heehhehehehe

Wong yg dianalisis ndak kerugian aja kok…silahkan mengeksplor kemampuan analisamu

Lain Ayih dan mbak Dyaning, lain juga Mas Bembi. Yang terakhir ini saya malah disuruh mengerjakan studi kasus dahulu sebelum akhirnya diberikan jawaban yang juga harus saya simpulkan sendiri *lap keringetz*. Dan kesimpulannya adalah :

Ketika kita menyukai seseorang, sadar atau tidak kita akan memperhatikan orang tersebut dengan lebih detail. Termasuk emosi – emosi yang terpancar dari yang bersangkutan. Dan entah gimana ceritanya, emosi – emosi yang tampak pada orang tersebut akan terlihat menarik dimata kita.

Hhahahhahahhaa lagi dan lagi ujung – ujungnya bahas someone special.

Ternyata memang menarik ya, mengetahui sudut pandang orang lain terhadap apa yang kita lihat. Kadang ada kejutan – kejutan dan hal yang tidak kita pikirkan yang bisa didapat dari pemahaman orang lain.

Jadi, jika kali ini quote ini saya lemparkan disini, kira – kira “stop overanalyzing,all emotions are beautiful” itu yang bagaimana sih?

*Serius nanya*

29 thoughts on “Santailah

  1. Laah. Dian mah.. dia yang punya tantangan malah nanya ke orang hahahaha….

    kalau menurutku, segala yang berlebihan itu tidak baik, termasuk berlebihan dalam menganalisa.. terkadang jatuhnya bisa su’udzon.. jadi ya sedang-sedang aja… *kayak judul lagu*

    tapi… kalau tentang someone special ya diriku no comment.. 😀

    1. Whahhahahhahhaaa, lama nih mbak ndak nanya2 kayak begini. Terakhir dulu pas di tumblr kayaknya😀

      Iya, yg berlebihan itu memang tidak baik. Seperti berlebihan menatap foto seseorang karena bisa berakibat kangen fatal wHhahhahahahhahaha

  2. Ah, saya dan Maya sepikiran. Ini mah bukan murni tulisan Dian. Dian melaporkan pendapat orang ini namanya. *melengoscantiksambilangkatdagutinggitinggi*

    1. Enak aja :p
      Lah diatas yang nulis siapa kalau bukan aku? Cuma yang bekgron biru yangbukan tulisanku.
      Kemarin kan tantangannya bukan “apa pendapatmu tentang ….” tetapi membuat tulisan tentang ….😀
      *Njelasin sambil tetep cantik*

  3. stop overanalyzing,all emotions are beautiful

    hemmmm…. Nikmati apa yang terjadi hari ini, dan persiapkan apa yang akan terjadi didepan, tapi jangan berpikir terlalu jauh, karena cuma bikin kamu khawatir tentang masa depan..

    Gitu lah kira-kira😀 *IMO

  4. kok jadi nanya lagi? hehehe…
    jangan terlalu berlebihan dalam menilai, karena nantinya yg jelek gak keliatan jelek, yang bagus gak keliatan bagus, gitu kali ya… ( lho kok balik nanya?)🙂
    Salam kenal ya…

    1. Kenapa nanya lagi? karena semakin banyak sudut pandang yang diberikan, maka quote ini semakin menarik😀

      Trimakasih jawabannya yaaaaa ^_^
      Salam kenal juga Santi #Salaman

  5. yang berlebih memang gak bagus mba. kelebihan berat badan misalnya. hehehehehe.
    analisa berlebih juga gitu. yang ada jadi hanya analisa dan analisa dan analisa tanpa aksi apapun.
    emosi itu perlu kok dalam hidup, apapun itu: sedih, marah, kecewa, senang, dll. semua diperlukan agak hidup ini balanced. tapi kalau berlebih? gak usah dijawab ya mba.😀

  6. According to me sih…. ya be positive…🙂 not only positive thinking but positive feeling as well.. ketika positive itu ada, maka semuanya bakalan positve…🙂

    Saya masih tringat hadis qudsi:
    “Aku adalah sesuai dengan perasangka hambaku”

    Klo kita berprasangka baik, maka berbagai kebaikan akan berlaku..🙂

    My opinion… hehehe🙂

  7. Wah, tak tambahin boleh gak Di? Tapi di luar konteks cinta ya. Hahaha…

    menurutku…

    Selama overanalyzing itu digunakan untuk pencarian kebenaran yang gak dipengaruhi subjektifitas si pencari—yang pada akhirnya malah membuat sang “kebenaran” jadi lampiran dari prasangka-prasangka yang berhasil dikumpulkan—kayaknya asik-asik aja ya. Itu bisa jadi hiburan tersendiri buatku… kekeke

    Yang penting, asal gak anti-klimaks ke kondisi analisis paralisis aja ujung2nya… :p

    Trus “emotion”-nya kemana?

    Ya itu, “emotion”-nya nyangkut ke “hiburan tersendiri” yang kusebut belakangan tadi… kekekek

    #nyambunggaksih @,@

    1. Mas, tahu tiang terdekat yang bisa dipegang? @_@

      *mendadak pusing memikirkan ttg subyektifitas, prasangka2, anti klimaks dan analisis paralisis*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s