Menyapa Keluarga Wortel Kiwi di Kota Malang

Wortel Kiwi ….. Ya itu adalah “keluarga” baru kami😀 Terdiri dari +Octaf Afin  +Steve B. Sulistyo +Wahyel Iffah  +Miftah Zikri+Donny Hary Putra, +Asri Anggun Lestari +Reza Hendrawan+Muhammad Sobarna+Gary Djojo+Irna Sannyta+Satiti Shakuntala

Kenapa disebut “keluarga”? bukan komunitas? Karena menurut saya, kehangatan yang ada didalamnya lebih seperti keluarga daripada teman sekomunitas. Gak percaya? Tanya deh mas Donny dan Ayik, oiya tanya Reno juga😀 Hehhehehe

Wortel Kiwi sering diketik jadi Wortel Wiki oleh Apin. Semacam nama sayur dan buah ya? Tapi ternyata bukan. Nama ini diambil karena orang – orang yang bergabung didalamnya sangat menyukai dunia fotografi. Bagi mereka, fotografi itu menyehatkan dan bagus untuk mata. Nama Kiwi dipakai karena mereka sekarang tinggal di NZ. Jadilah nama Wortel Kiwi😀

Awalnya saya hanya mendengar ceritanya saja dari Apin. Sampai akhirnya lewat perbincangan via hangouts saya pun diajak Apin bergabung di Wortel Kiwi dan dikenalkan pada teman – temannya yang lain. Agak heran juga dengan tawaran Apin karena posisi saya d Indonesia dan sama sekali belum pernah ke NZ. Tapi Apin meyakinkan bahwa itu tidak menjadi masalah karena saya bisa menuliskan sesuatu tentang indonesia di blog mereka. Syukurlah!😀

! Wortel Kiwi2

Mereka sangat aktif berkomunikasi via Google Hangouts dan sekali waktu saya bergabung. Sejauh yang saya tahu, mereka semua orang – orang yang ramah dan juga menyenangkan😀

Belakangan barulah saya tahu ternyata tidak semua keluarga Wortel Kiwi ada di NZ, ada juga yang di Indonesia (selain saya tentunya). Adalah Ayik dan mas Donny, keluarga Wortel Kiwi yang juga ada di Indonesia. Kebetulan beberapa waktu lalu baru saja pulang dari NZ. Resmilah sudah tinggal saya seorang yang belum pernah menginjakkan kaki ke NZ, hix. *Gelendotan sama tabungan. Tapi tabungannya siapa?*

Akhir minggu lalu ketika saya kebetulan akan ke Malang, isenglah bertanya tentang ngabuburit di Malang pada mas Donny dan berakhir dengan temu janji. Ya, akhirnya saya bisa bertemu dengan keluarga Wortel Kiwi yang ada di Malang. Rencananya kami akan bertemu di alun – alun kota sekalian hunting foto. Tetapi karena kondisi mas Donny kurang sehat, akhirnya Ayik mengusulkan sebaiknya kami bertemu di Matos saja.

Karena berangkat dari rumah sejak pagi dan batre HP hampir krisis, satu-satunya doa yang saya panjatkan saat itu HP tidak mendadak mati ditempat sebelum saya berhasil ketemuan dengan Ayik dan Mas Donny. Kami saling mengabarkan posisi masing – masing via hangouts dan jadilah Kopi O menjadi meeting point kami waktu itu.

! Wortel Kiwi

Proses pertemuan kami berempat (saat itu saya mengajak adek) cukup unik😀 Sejauh itu komunikasi kami hanya sebatas grup hangouts Wortel Kiwi, belum merambah ke socmed yang lain. Jadilah yang saya tahu hanya namanya, selebihnya tidak. Ketika hari H itu, saya dan adek agak bingung mengenali Ayik dan Mas Donny ini karena satu-satunya tampilan wajah yang saya kenali hanyalah yang ada di hangouts dan itu pun berukuran kecil *tepok jidat*.

Begitu masuk ke Kopi O, saya pun langsung menuju ke meja yang disebut Ayik. Agak bingung juga bagaimana akan mengenali mereka berdua disana karena sebelumnya saya belum pernah melihat foto mereka berdua. Yang saya tahu, Ayik menggunakan sweater merah, dan mas Donny entahlah dia pakai kostum apa😀 hehhehhee

Tetapi, Allah menciptakan bahasa universal untuk umatnya. Bahasa yang sangat mudah dipahami. Dan dengan bahasa universal inilah saya akhirnya bisa menemukan mereka berdua disana.

Ayik dan mas Donny sudah menunggu kami dimejanya. Sambutan ramah dan hangat kami dapatkan dari mereka berdua. Alih – alih merasa asing, saat itu suasana langsung cair dan hangat layaknya bertemu keluarga. Mereka berdua memang orang yang menyenangkan😀 Langsung terbayang suasana ketika bertemu dengan keluarga Wortel Kiwi yang lain disana.

Ternyata mas Donny ini teman SMA-nya Apin dan dia juga kenal baik dengan mas Ulez. Halah! Lingkaran pertemanan kami tidak jauh – jauh ternyata hehhehehe. Ayik, dia wanita yang cantik dan teman berbincang yang asyik. Penampilan dan keramahannya mengingatkan saya pada Noni Khairani😀 *jadi ada gambaran kalau nanti ketemu Noni bagaimana*

Sayangnya waktu itu kami tidak bisa duduk lama karena mas Donny kurang sehat dan adek saya juga sudah mengantuk dan kecapekan gara – gara seharian di jalan. Semoga nanti kami punya waktu lebih lama untuk berbincang dan hunting foto bersama di Malang

Setelah bertemu Ayik dan mas Donny, saya jadi kepingin bertemu juga dengan anggota keluarga Wortel Kiwi yang lain😀

*langsung hunting kuis yang berhadiah jalan – jalan ke NZ*

28 thoughts on “Menyapa Keluarga Wortel Kiwi di Kota Malang

    1. Hah??? Beneran Cha?
      Jangan – jangaaaaannn ……. kalian dulu teman sekolah?

      Eh Cha, resep es mu yg kmrn sampe kebawa mimpi loh hahhahahhaa

      1. itu temen adek sepupuku😀 hehehe
        deuuh sampe segitunyaaa… padahal di draf udah ada yang enak , tinggal publish doank nih

      2. Serius Cha, yg jadi kepikiran sampe kebawa mimpi itu pas tapioca pearl-nya. Jd mikir dsini beli dimana hehhehhee
        *pgn bikin juga nih*

      3. ehem ehem.. ikutan nyambung donk.. apaan ya Tropica Pearl.. aku sering ke malang kok gak tau ya..😐

      1. kesini dong Dian🙂 kita main ama ari juga tuh, juga chitra. aku pengen ke aceh gayo. matt agak gak suka traveling ke aceh soalnya. buat dia ke aceh itu kerja hahaha ( hutan konservasi mereka ada banyak disana)
        dulu waktu sma aku pernah ke aceh gayooo, keren banget loh Dian. pengen kesana lagi

      2. *Langsung gugling Aceh Gayo*

        Aku pun pengeeeeeeeeeeen bisa kesana Non. Semoga secepatnya ya bisa kesana (langsung berdoa mumpung puasa di bulan puasa)
        Kita nanti ke KM-0 Indonesia sekalian yuk😀

      3. boleh2, sekalian juga ke pulau banyak hehe. aku baru ke sabang ( keliling sabang tapi gak ke KM-0) sama gayo kalo di aceh. ehh iya sama banda aceh juga deng hihi.

        jadi kalo mau ke aceh lagi terutama Gayo, aku emang pengen banget

      4. taon depan aja kalo gak Di🙂 coba liat sby-medan tiket AA, biasanya kisaran 700-800 ribu tuh kalo pesennnya 6 bulan sebelum brkt hehe. dari medan kita naik bis aja ke aceh, entar ketemu ari disana

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s