Untuk Yang (meng)Hilang

Dear Tanti …

Apa kabar?😀

Kamu dimana sekarang?

Nganu Tan, hari ini dapet tugas  #JuliNgeblog dengan tema surat untuk sahabat yang hilang. Lalu aku pun teringat dirimu dan ingin menulis surat ini untukmu, Diana Ari Kristanti😀

Sahabat …

Saat itu kita masih terlalu kecil untuk mengerti arti sahabat. Yang kita tahu, kita berteman dekat. Sering berangkat sekolah bersama, belajar bersama, bermain bersama, berbagi cerita bersama dan saling berbagi makanan tanpa mempedulikan perbedaan latar belakang. Kita sama – sama anak kecil yang galak, tetapi seingatku kita berdua tidak pernah bertengkar. Kita saling membela jika ada teman yang bersikap tidak baik pada salah satu dari kita.

Aku masih ingat, kamu pernah marah besar pada sepupumu David dan menjewernya karena sudah menggangguku sampai menangis. Aku pun ingat pernah sangat marah pada kakak sepupuku yang mengganggumu dan mempermasalahkan agamamu yang berbeda dengan kami. Bagiku, kamu adalah teman baikku, teman karibku. Kita tidak selalu menjadi teman sebangku saat di sekolah, tetapi kita selalu kemana – mana berdua setelahnya.

Saat itu kita duduk di kelas 2 SD cawu II ketika tiba – tiba guru kelas kita mengumumkan kepindahanmu. Kaget? Tentu saja. Kamu tidak pernah bercerita apapun tentang rencana kepindahanmu. Sedih? Tentu saja. Aku sangat kehilanganmu waktu itu karena tidak ada lagi teman bermain selepas pulang sekolah. Kita belum mengenal surat – menyurat dan bahkan tidak saling menanyakan alamat yang bisa dikirimi surat. Komunikasi kita resmi terhenti ketika kamu pindah dari sini.

Sekian tahun berlalu dan aku masih mengingatmu😀

Hei, bagaimana kehidupanmu sekarang Tan? Pastinya menyenangkan ya? Semoga kamu masih seperti dulu, tetap menjadi orang yang selalu bisa menikmati hidup.

Aku penasaran dengan bagaimana penampilanmu sekarang. Apakah rambut ikalmu itu dibiarkan panjang ataukah dipotong cepak? Apa kamu suka memakai rok/gaun ataukah masih seperti dulu yang suka berpenampilan tomboi? Apa cara bicaramu masih keras ataukah lebih lemah lembut layaknya wanita yang kalem? Sungguh aku penasaran.

Semoga nanti kita bisa bertemu lagi.

 

-Salam hangat dari sahabat masa kecilmu –

16 thoughts on “Untuk Yang (meng)Hilang

      1. kemarin saya juga merasakannya. orang yang deket sama saya ngilang.
        akhirnya ketemu lagi sih. tiba-tiba dia ada sms ke nomor saya (dia ganti nomor, saya gak). Ketemuan… gitu aja. tapi melihat dia lagi aja dah bikin🙂

      2. Nah! itulah Yan. Kalau kenangan dengan dia sangatlah menyenangkan😀
        Penasaran klo kami ketemu lagi nanti, apa masih bisa seasyik dulu ngobrolnya, atau malah ……… canggung?

    1. Aamiin aamiin aamiin …
      Ada yang datang, ada yang pergi, dan ada juga yang tetap tinggal😀
      Semoga tali silaturahim selalu terjaga ya
      *salaman sama Mas Cumi*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s