Persahabatan itu Nyata

Kira – kira sebulan yang lalu saya “menemukan” postingan mbak Ika di Reader WP tentang GA Indahnya Persahabatan Blogger.  Saya pun langsung tertarik dan mem-bookmark postingan tersebut dan berencana akan menulisnya keesokan harinya. Tetapi rencana tinggallah rencana, dan postingan tentang indahnya persahabatan blogger pun  tidak kunjung terposting walaupun dari awal saya sudah tahu akan menulis apa dan tentang siapa. Hari ini mbak Ika berbaik hati mengabarkan bahwa GA Indahnya Persahabatan Blogger diperpanjang sampai tanggal 17 besok. Akhirnya tulisan yang diendapkan berminggu – minggu pun terposting hari ini.

Sahabat2

Berbicara soal ngeblog, saya termasuk newbie😀 Baru beberapa tahun terakhir ini belajar menulis via blog, dan bahkan belum setahun “tinggal” di wordpress. Namun waktu yang belum lama ini telah mempertemukan saya dengan teman – teman blogger. Mereka teman yang asyik!😀 Selain mbak Maya, hampir semuanya belum pernah saya kenal dan temui secara langsung sebelumnya. Tapi itu bukan halangan dalam bersahabat dengan mereka.

Kami bertemu di dunia maya tetapi persahabatan kami nyata😀

Setidaknya itulah yang saya rasakan. Membaca tulisan – tulisan di blog mereka seperti bertemu dan menyimak cerita langsung dari mereka. Ya, saya mengenal mereka dari tulisan – tulisannya, pemikiran – pemikirannya, dan dari saling sapa via kolom komentar. Ada banyak kejutan dan juga “pembelajaran” yang saya dapatkan ketika membaca tulisan dan komentar mereka.

Dari cerita perjalanan mereka, saya seakan ikut bertualang mengenal dan merasakan pengalaman di tempat – tempat yang mereka kunjungi. Dari review – review mereka, saya jadi tahu buku dan film yang menarik untuk dinikmati. Dari ulasan kuliner mereka, saya sering merasa lapar tiba -tiba dan kemudian nelangsa karena tidak bisa menjumpai makanan itu di daerah saya. Dari catatan harian mereka, saya menemui cerita -cerita kehidupan yang terkadang tidak jauh dengan hidup saya, kadang juga cerita yang penuh kejutan. Dari postingan ringan tentang percakapan sehari – hari saya mendapati banyak hal seru yang bisa didapatkan dengan cara sederhana, termasuk berbincang. Baik dengan pasangan, saudara, dan juga teman – teman.

Setelah sekian waktu, komunikasi dengan mereka tidak hanya sebatas via blog tetapi akhirnya meluas ke jejaring yang lain seperti facebook, twitter, WA, dll, dan juga kopdar. Dari sana, saya merasa semakin mengenal dekat mereka. Sapaan ringan dan sekedar bergosip menjadi hal – hal yang menyenangkan dilakukan dengan mereka di kala senggang saat kami tidak disibukkan dengan kehidupan dan urusan offline.

Seumur – umur, baru sekali saya melakukan kopdar dengan para blogger ini😀 Waktu itu bulan Maret 2013, ketika Ari @Buzzerbeezz yang saya kenal di wordpress mengajak saya bergabung dengan dia dan teman – teman melakukan perjalanan ke Lasem. Rencananya kami akan bersepuluh disana (yang akhirnya bertambah menjadi 12 orang). Diantara mereka, hanya Ari yang saya kenal. Selebihnya, baru saling sapa di Twitter dan beberapa sempat saya kunjungi blognya. Dari sana, barulah saya tahu bahwa sebagian besar mereka adalah travel blogger. Antara takjub, penasaran, sekaligus antusias karena akan bertemu dengan mereka.

Tidak butuh waktu lama untuk bisa berhaha-hihi dengan mereka karena dasarnya mereka teman – teman yang lucu dan menyenangkan. Menyenangkan bisa mendengar cerita langsung dari mereka yang tidak kalah seru dengan ketika saya membaca cerita perjalanan mereka di blog. Bergabung dengan mereka saya bisa merasakan pengalaman yang berbeda.

Sejauh yang saya tahu, para blogger ini suka berbincang. Apapun tema yang dibicarakan dengan mereka selalu menjadi obrolan yang asyik. Kami bisa betah duduk di warung kopi kecil di salah satu sudut Pecinan Lasem sambil menikmati secangkir kopi / segelas es teh ketika mendengarkan mbak Yusmei dan Azizah bercerita.

68550_446005008815373_839743368_n

Kami bisa bersantai sambil sesekali tertawa melihat beberapa teman kami sedang galau di teras batik Bu Sutra. Kami tidak hanya tertawa, tetapi kami juga menemani mereka menikmati sekaligus menambah kegalauan mereka memilih batik tulis mana yang akan dibawa pulang.

8734436347_f55a397b79_z

Dan kami semua tidak melewatkan momen untuk melakukan “foto keluarga” di taman belakang Rumah Tegel.

8734448281_9322e386be_z

Memiliki blog membuat sebagian besar dari kami terbiasa menulis, tentunya dengan gaya kami masing – masing. Pada hari terakhir di Lasem, muncul ide dari Farchan untuk membukukan cerita kami tentang Lasem. Terlibat dalam perjalanan yang sama, tetapi pengalaman yang dirasakan setiap orang bisa jadi berbeda – beda. Itulah yang kami tuangkan dalam buku “Lasem, Kota Sejarah yang Terpinggirkan Zaman”. Tidak ada perjanjian tema sebelumnya, ternyata masing – masing kami menuliskan tema yang berbeda – beda.

lasem

Setelahnya, kami semua tetap sering saling bertukar sapa lewat Twitter dan juga blog. Masih ada kejutan – kejutan lain yang saya dapatkan tentang mereka dari obrolan – obrolan pasca kopdar. Tidak selalu hal serius yang kami obrolkan, tetapi juga hal – hal ringan seputar keseharian. Baru saya tahu ternyata sebagian besar dari mereka juga penyuka dorama Jepang dan sebagian besar dorama yang kami tonton sama. Pernah juga suatu malam tertawa sampai perut mules menggunjingkan Bangkok Traffic Love Story, saling menowel jika ada rekaman terbaru di soundcloud kami, dan tentunya saling mengunjungi blog masing – masing.

Selain dengan keluarga #LasemTrip ini, saya juga mengenal banyak blogger yang lain disini. Mereka yang saat ini “baru” saya kenal dari tulisannya tetapi terasa sudah kenal lama. Ingin sekali jika nanti ada kesempatan, bisa bertemu langsung dengan mereka. Pastinya perjumpaan dengan mereka akan membawa cerita yang berbeda namun tidak kalah serunya dengan kopdar pertama saya😀

“Cerita ini diikutsertakan dalam GiveawayIkakoentjoro’s Blog dan Lieshadie’s Blog -Indahnya Persahabatan Blogger-” 

***

Foto – foto diatas, saya dapatkan dari hasil meminjam koleksinya Azizah @Noerazhka😀

46 thoughts on “Persahabatan itu Nyata

      1. Yukkkk. Aku mau Ri, tadinya 17 ini mau ke takengon nonton pacuan kuda lah koq ada musibah disana. Sedih bgt.

        Btw jd gimana ri? Kapan kita buat?

  1. Hmm.. kalau kupikir-pikir, temen blogger yang pernah ketemu secara langsung cuma kamu ya Dian chan.. yang lainnya walaupun sudah hahahihi sampai gojlok-gojlok-an belum pernah face to face.. but it still nice indeed… ^^

    1. Kamu juga mas Bem😀
      Walopun kita ketemu via dunia maya, tetapi bagiku kamu nyata
      *Tsssaahhhh, manis banget sih replynya ini*

      –>> sekali2 nyepik mas Bembi hihihihihii *dijewer*

      1. Kalo di dunia maya sech yaa kenal begitulah, tapi blm perna ketemu. Cuman effener aja yg perna jalan bareng ke sumbawa 10 hari. Yang lain hanya maya dan khayalan hahaha🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s