DTS Voices, Bercerita Dengan Lagu

“Suka baca, aku suka baca karena ku jadi semangat. 

Dengan baca ku seolah bertemu mereka yang belum pernah ku jumpa. 

Ikutlah denganku bukalah bukumu dan bergembira.

Ceritakanlah bagikan yang kau tahu. Maka kau kan belajar tanpa kau sadar. Maka kau pintar dan bergembira”

Penggalan di atas adalah sebagian lirik lagu “I LOVE READING, AKU SUKA BACA” karya DTS Voices. Lagu ini menjadi favorit saya dan adik – adik saya di rumah 😀 Kenapa? Karena selain melodinya yang ceria, liriknya juga mudah diingat dan yang paling saya suka isi liriknya keren! “I LOVE READING, AKU SUKA BACA” bercerita tentang manfaat membaca dan betapa membaca adalah kegiatan yang menyenangkan untuk dilakukan. Penasaran dengan lagunya? Bisa diunduh di sini 😀

Awal perkenalan dengan DTS Voices terjadi sekitar setahun lalu. Saat itu tidak banyak yang saya tahu. Melalui cerita Fery Gustian, saya pun tahu bahwa DTS Voices ini berkarya menciptakan lagu – lagu yang bersifat edukasi. Kemudian, saya pun berkenalan dengan Ratih Soe (ibunya anak-anak DTS, hehhehhe). Dari Mbak Ratih, saya jadi tahu lebih banyak tentang DTS Voices ini.

Jadi, siapakah DTS Voices ini?

dts 5

DTS Voices merupakan kelompok pemusik peduli pendidikan yang memiliki cita-cita mampu mengedukasi anak bangsa melalui karya-karyanya. Awal berdiri tahun 2010 DTS Voices ini dirintis oleh 4 orang. Seiring waktu DTS Voices pun mengalami perkembangan jumlah anggota sampai formasi yang sekarang.

Sebagaimana organisasi, komunitas, maupun kelompok, perumusan visi dan misi itu penting untuk bisa fokus mencapai tujuan bersama. Lalu bagaimana dengan DTS Voices ini? Tentu DTS Voices mempunyai visi, misi, dan konsep yang sudah dirancang sejak awal pendirian. Apa sajakah itu?

DTS Voices ini memiliki jumlah anggota yang cukup banyak dan bersifat dinamis serta mengalami perkembangan dari waktu ke waktu. Anggota-anggota ini digolongkan menjadi 4, yaitu Angkatan Perintis, Angkatan Penegak, Angkatan Penguat, dan yang terbaru Angkatan Pewarna.

  

Bergerak di bidang musik edukatif, ternyata tidak semua anggota DTS Voices ini memiliki latar belakang pendidikan musik. Dari cerita mbak Ratih, saya jadi tahu bahwa ternyata :

Anggota DTS yang berlatar belakang pendidikan formal jurusan musik hanya dua. Yang lain ada yang pernah kursus saat masih bocah, ada yang di sekolah rajin ikut ekskul padus, ansambel, marching band, ada juga yang waktu kecil senang naik sepeda sambil menyanyi keras – keras. Tidak semua bisa memainkan alat, tapi semua bisa menyanyi meski tidak mahir.

Ada yang naik sepeda sambil menyanyi? Siapa ya kira-kira? 😀 *Eh? Dibahas*

DTS Voices sudah menghasilkan beberapa karya, termasuk diantaranya lagu – lagu anak – anak, lagu khusus berdasarkan pesanan, book trailer, video klip sederhana, dan yang terbaru adalah album perdana bertajuk Simfoni Satwa. Jenis pertunjukan yang sering dimainkan DTS Voices adalah musik dan dongeng musikal.

Saya suka sekali dengan isi lirik lagu DTS Voices. Ada kalanya saya berkomentar “Oh iya ya bener juga” dan disaat yang lain adik-adik saya semakin rajin bertanya. Keponakan saya suka sekali dengan lagu Harimau Bali, dan dia pernah bertanya “Mbak Dian, punah itu apa?.” Saya pun jadi tahu, anak seusia Yaya (4 tahun) kosakatanya masih terbatas dan dengan mendengarkan lagu yang menarik perhatiannya dia bisa memperkaya kosakata serta wawasannya. Saya pun penasaran dengan proses kreatif DTS Voices ini menciptakan lagu – lagunya.

Dan Mbak Ratih berbaik hati berbagi cerita tentang proses kreatif DTS Voices menghasilkan karya – karyanya 🙂

Sejak berdiri 3 April 2010 hingga sekarang, kami berkreasi dalam koridor mendukung edukasi dan literasi. Kami percaya tak ada karya yang sempurna, tapi daya upaya harus dikerahkan untuk mendekati kesempurnaan karya.  Kami tidak membatasi diri pada genre musik tertentu, karena ingin membebaskan setiap anggota untuk bereksplorasi dengan jenis musik kesukaan masing-masing. Tapi, untuk penggarapan lirik, DTS berjalan di koridor edukasi, dengan bahasa yang rapi. Ide terbanyak datang dari membaca, pengalaman sehari-hari, curhat dari kanan-kiri, dan tingkah laku menarik dari bocah – bocah yang kami amati.

Dalam mewujudkan tujuan, tentu saja DTS Voices mengalami kendala – kendala termasuk dalam berkarya dan memperkenalkan karyanya pada masyarakat. Kesibukan anggota, ketidak sesuaian jadwal, dan perbedaan selera antar anggota menjadi kendala dalam berkarya. Belum banyaknya masyarakat yang mengenal DTS Voices juga menjadi kendala dalam memperkenalkan karya mereka pada masyarakat.

Ketika mendengar kabar bahwa DTS Voices ini “dirangkul” WWF untuk bekerja sama saya pun takjub 😀 DTS Voices memang membuka diri pada tawaran kerja sama dari pihak mana pun selama sesuai dengan visi dan misi dan tidak membelenggu proses kreatif mereka dalam berkarya.

dts 3

Dalam menghasilkan karya tentu perlu proses yang membutuhkan persiapan, perhatian, tenaga dan juga waktu. Prosesnya tidak selalu berjalan lancar. Ada kalanya menemui kendala. Namun dalam perjalanannya selalu ada momen berkesan yang menyenangkan untuk dikenang. Mbak Ratih pada akhir sesi “bincang-bincang” kami berbagi tentang pengalaman berkesan bagi para anggota DTS Voices 😀

Alhamdulillah kami punya lumayan banyak momen yang cukup  indah untuk menjadi pelipur lelah. Menghibur adik – adik dari panti selalu meninggalkan rasa manis tersendiri. Momen indah terakhir adalah saat kami pentas di Graha Widya Wisuda IPB bersama Mobil Panda WWF. Saat itu penonton kami adalah adik-adik dari SD Dramaga 03-05 yang luar biasa antusias–menyanyi dengan gembira, berlomba mengikuti kegiatan interaktif, heboh berebutan naik ke atas panggung hingga para guru pendamping mereka sempat panik dan menyuruh turun.

Ada tujuan yang ingin dicapai, ada juga pesan yang ingin disampaikan. DTS Voices pun memiliki pesan yang ingin disampaikan pada anak Indonesia, “Anak Indonesia yang hebat harus banyak tersenyum, banyak membaca, bersemangat, dan senang bersahabat.

Pesan yang sederhana tetapi luar biasa ya? 😀

****************************************

Terima kasih untuk Mbak Ratih yang sudah meluangkan waktunya menjawab pertanyaan – pertanyaan via email beberapa hari yang lalu, dan juga Fery untuk cerita dan bocoran lagunya yang mencuri perhatian kami 😉

****************************************

Seluruh foto dan diagram di atas milik DTS Voices yang diambil dari blog dan Facebook  DTS Voices.

10 thoughts on “DTS Voices, Bercerita Dengan Lagu

  1. Luar biasa.. Sungguh sebuah ide kreatif dgn perjuangan yg keras utk jd kenyataan.
    Salut pada pioneer/perintis DTS.
    Paparan diatas tadi menginspirasi saya, mengingat profesi saya jg seorang pendidik. Saya tertarik utk huruf “T”:tiru.
    Saya termotivasi untuk menggarap lahan “singing” dlm pengajaran b.inggris spt cara DTS. Apakah saya dikenakan sangsi denda untuk pembajakan ide ini? Hehe.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s