Nomadic Heart, Tentang Perjalanan Menemukan Jawab

Judul Buku      : Nomadic Heart

Penulis             : Ariy

Penerbit           : B-First, Yogyakarta

Cetakan           : I, Februari 2013

Tebal               : xiv + 174 halaman

ISBN               : 978-602-8864-72-5

Travel is the only thing you buy  that makes your richer

Itulah quote pembuka yang semakin menegaskan mengenai pesan yang ingin disampaikan penulis dalam buku ini. Traveling akan terasa sangat menarik dan berkesan, ketika perjalanan kita tidak hanya tentang kaki yang melangkah, mata yang melihat, lidah yang mencecap, dan telinga yang mendengar, tetapi juga tentang hati yang belajar dan berbicara.

Melakukan traveling  membuat kita mengenal dunia dengan cara yang berbeda. Pertemuan dan interaksi dengan para traveler dunia, mungkin saja memunculkan benturan budaya. Namun, pada akhirnya hal tersebut semakin menyadarkan kita bahwa dunia ini memiliki banyak hal menarik dan indah. Pertemuan, pengalaman, serta persahabatan yang diperoleh sepanjang  perjalanan pada akhirnya akan membuat hidup kita lebih “kaya”. Merekalah souvenir terindah yang bisa didapatkan ketika  melakukan sebuah perjalanan.

Nomadic Heart termasuk dalam kategori travelogue, Terbagi dalam 16 bab, berisi kumpulan cerita yang dialami oleh penulis dari rangkaian perjalanannya sejak tahun 2008, saat penulis pertama kali masuk ke komunitas traveler dan mulai berinteraksi dengan para traveler dunia.

“Aku percaya, dimana aku merasa nyaman, disanalah seharusnya hatiku berada”

Kisah perjalanan dalam Nomadic Heart diawali dengan 3 kisah dari : penulis, Monika, dan Kevin Rawley, yang melakukan perjalanan untuk menenangkan hati dan menyelesaikan persoalan masing-masing. Pergulatan hati mereka memberikan gambaran bahwa traveling itu tidak hanya tentang destinasi tetapi juga tentang pencarian jati diri serta jawaban pertanyaan yang muncul dalam hidup mereka.

“Being lost is the best way to find yourself”

Ada proses hening yang bisa didapatkan ketika traveling yang mungkin akan membuat kita mengerti apa yang kita butuhkan atau apa yang tidak kita butuhkan. Hening membuat kita mengerti apa yang harus disertakan dan apa yang harus ditinggalkan dalam hidup. Hening membuat kita lebih jernih, hening membuat kita belajar bijak. Selirih apa pun suara hati, kita akan mampu mendengarnya. (halaman 11)

Perbedaan latar belakang dan budaya, tidak menjadi penghalang untuk bisa berinteraksi dengan orang-orang baru, saat melakukan sebuah perjalanan. Benturan budaya tidak lantas membuat pejalan melepas nilai-nilai yang dianut, tidak juga bersikap antipati terhadap perbedaan. Ragam budaya dan perjalanan hidup memunculkan perbedaan dalam cara berkomunikasi dan berpikir. Pertemuan dengan orang-orang ini mengajarkan, bahwa ketulusan dan kebaikan itu walaupun tidak tampak oleh mata, tetapi akan terasa oleh hati.

Traveling memungkinkan kita bertemu dengan orang-orang baru. Mulai dari yang sekedar berpapasan, saling sapa, sampai dengan mereka yang akhirnya menjadi teman seperjalanan. Pertemuan dan interaksi dengan mereka, walaupun singkat, tetapi bisa meninggalkan kesan mendalam, bahkan menjadi penyemangat dalam traveling kita. Perpisahan setelah kebersamaan selama berhari-hari tentunya bukan hal yang mudah, karena tanpa sadar mereka telah menjadi bagian dari cerita perjalanan kita, seperti pertemuan penulis dengan Khum di Thailand.

Ada kejutan yang bisa didapatkan saat melakukan traveling, termasuk kejutan tentang siapa yang kita temui dalam perjalanan. Situs pertemanan seperti situs web traveler dunia, memungkinkan kita bisa saling sapa satu dengan yang lain, tetapi tidak membuat kita mengenal lebih dalam tentang mereka, sebelum akhirnya bertemu langsung. Seperti kejadian yang dialami penulis ketika tanpa sadar sudah duduk satu meja dengan selebritas Thailand.

Traveling adalah perjalanan untuk menemukan. Menemukan jati diri, juga mencari jawab atas pertanyaan dalam hidup. Traveling membantu kita untuk bisa menarik nafas lebih lebih ringan, melihat lebih jernih, dan berpikir lebih luas, sebelum akhirnya membantu kita dalam menemukan jawaban dan menentukan pilihan.

Bisa jadi, pilihan yang kita ambil akan mendapat reaksi tidak menyenangkan dari orang lain. Kita tidak bisa menyalahkan orang lain, yang memiliki perspektif berbeda tentang hidup yang “ideal”. Tidak semua orang bisa memahami pilihan hidup yang dipilih oleh orang lain, tetapi keputusan tetap harus diambil.

Life is about choices.

Dari saya, Bintang 5 untuk Nomadic Heart

15 thoughts on “Nomadic Heart, Tentang Perjalanan Menemukan Jawab

  1. Belum selesai baca, bacanya juga ga urut, tertarik dengan kisah couchsurfingnya…macem-macem kisahnya, dimana yang menginap mempunyai berbagai macam karakter🙂

  2. saya belum juga berhasil memboyong buku ini ke kasir. ehhehe…
    kesalip sama Einsten-nya Walter Isaacson dan Titik Nol😀
    tapi, saya sempat baca yang bagian Mas Ari diinapi sama pelancong Yahudi. That’s really awesome experience🙂

    1. iyyaaa, kisahnya yang itu keren, dan kisah2yg lain di #NomadicHeart juga keren. Kisah favoritku yang tentang Sven dsana😀
      Oiya, aku suka “Does anybody Know Where Natalie Is?”, itu tulisan pertamamu yang kubaca #Sodorin jempol
      Penasaran dengan pengalamanmu selama membaca Titik Nol😉 kmrn sudah ada temen yg baca dan rata2 kesannya #Jleb

      1. Terima kasih, Kak, sudah baca. Jadi awalnya doyan baca buku traveling karena faktor Mas Ariy apa Mbak Trinity?🙂

        Eh eh, saya masih baca Shocking Korea-nya Mas Junanto Herdiawan. Kebetulan dapat gratisan waktu hadir di talkshow-nya Sabtu lalu😀

      2. waktu itu karena faktor mba Trinity dan mba Claudia. Aku baru mengenal dirimu, mas Ariy dan bbrp yg lain di Travelove😀
        Waaaahhh Koreaaa *mupeng* Ditunggu kesan dan pesan setelah mbaca Shocking Korea yaa Lalu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s