#30HariMenulisSuratCinta, untuk Rinald

Dan (bukan) surat cinta yang ke-5 ini ditujukan untuk saudara yang tertukar, beda bapak, beda ibuk, beda silsilah keluarga, beda perjalanan hidupnya, dan semoga saja beda kisah cintanya *belum apa-apa sudah akan hendak hampir dipentung* Rinaldy Yusuf😀

Hai Nald, bagaimana istirahatnya semalam? Tidak mimpi buruk kan? Apa disana semalam hujan? Kalau disini hujan Nald.

Jika aku bertanya seperti diatas, bukan karena ingin beromantis-romantisan ya?. Aku hanya mau cerita, sebenarnya semalam ingin menulis surat ini untukmu, tetapi gegara disini hujan dan listrik terancam padam sementara baterai laptop wes masuk limited edition, akhirnya diundurlah sampai pagi ini. Tunggu! Aku mau mengomelimu pagi ini!

Semalam obrolan kita seru ya? Sampai-sampai aku pasang tanda sibuk, tidak mau diganggu dan kau sebagai adekku pun ikut memasang tanda yang sama hahahahaha. Kita kompak yes?

Setelah semalam, akhirnya kau jadi tahu kalau simbakmu ini punya bakat jadi detektif😉 Bukan kepo sih ya? tapi kok ya tahu saja hal-hal yang tidak terlihat *lho? ini sih dukun namanya*. Sebenarnya, aku hanya pemerhati detail dan penganalisis yang cermat *halah*. Selain yang semalam aku cerita, ada banyak kisah lainnya yang juga sama. Tahu sebelum narasumber memberi tahu.

Dan dirimu termasuk salah satu yang tidak luput dari perhatianku, seperti semalam. Dirimu memasang status curhat yang daleeeeemmm banget di YM, hanya dipasang beberapa menit (atau detik?) dan langsung diganti dengan status yang baru. Dirimu kaget kan? dalam waktu sesingkat itu aku tidak melewatkan membaca status curhat yang berakhir dengan obrolan super serius kita semalam? Itulah Nald, informasi-informasi semacam itu berseliweranbegitu saja didepanku😐 Kadang, kalau sedang penasaran, maka aku akan mengikuti perkembangan informasi-informasi itu.

Apa kebiasaan merekam informasi kecil (namun penting) ini akan bisa berdampak buruk nantinya?

Benar katamu, ada baiknya sekarang belajar untuk lebih banyak diam dan mendengarkan. Kalau pun kita tahu sesuatu, sebaiknya disimpan saja untuk diri sendiri.

Semoga saja ya, mereka-mereka yang berhasil tertebak rahasianya tidak merasa berteman dengan seorang dukun hahahahaha

Btw, makasih yo Nald sudah mau berbagi cerita dan nasehat.  Terimakasih sudah memperingatkan tentang ini dan itu, karena memang itu yang kubutuhkan. Kau memang adek yang baik.

Eh eh eh, tugas #30WeekendBercerita-mu sudah masuk minggu keberapa sekarang? Ayo posting!

Ditunggu ya Nald🙂

Dari, Mbak Cantik  ^_^

6 thoughts on “#30HariMenulisSuratCinta, untuk Rinald

  1. Setelah semalam, akhirnya kau jadi tahu kalau simbakmu ini punya bakat jadi detektif <- sekilas aku baca kalimat ini bacanya SIMBAHMU! *efek masih terpengaruh akibat baca surat cinta sebelumnya*

      1. Wah! cepet juga ya?
        Itu gambar yang aku dapet dari Mas Bembi, berhubung belum jago ngedit sotosopnya, jadi agak2 blur gtu jadinya😦
        Nanti klo kartu pos darimu sampai, kukabari pake surat ya?😉 #Kode

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s