Berbagi Cerita Dengan Takita

Halo Takita, kenalkan namaku Dian, panggil saja Kak Dian😀

Kakak tinggal di kota Tuban, terletak di perbatasan Jawa Timur dengan Jawa Tengah. Takita sudah pernah kesini apa belum? Kalau kesini, jangan lupa mampir ya sayang🙂

Kak Dian sudah beberapa kali mampir membaca surat Takita dan beberapa surat balasan dari kakak – kakak yang lain, tapi baru kali ini mengirim surat balasan untuk Takita. Tidak apa – apa ya?

Takita, membaca surat dari Takita, mengingatkan Kak Dian pada Yaya, keponakan kakak yang masih belajar di TK A. Sama seperti Takita, Yaya sangat senang mendengarkan cerita dan dia juga rajin bertanya ketika mendengarkan cerita. Ada banyak yang ditanyakan, mulai dari tokoh utama, jalan cerita (yang terkadang kakak harus mengulang kembali cerita dari awal), dan juga kata-kata baru yang masih asing di telinga Yaya. Kak Dian sebenarnya tidak pandai bercerita, karena itu kakak mencari cara supaya bisa bercerita pada Yaya.

Keterbatasan jumlah bacaan anak-anak membuat Kak Dian bingung ketika harus bercerita pada Yaya. Untung saja kakak punya 2 teman yang berkarya di @DTSvoices, mereka berbagi pengetahuan dan cerita pada anak-anak melalui lagu.  Lagu-lagu mereka sangat membantu Kak Dian untuk menarik minat Yaya dan mulai bercerita karena Yaya senang jika bisa mendengarkan cerita sambil belajar menyanyi.

Ada satu Lagu dan cerita yang sangat disukai Yaya, yaitu tentang si harimau putih. Takita juga mau menyimak cerita tentang harimau putih? Baiklah, Kak Dian akan sedikit bercerita tentang si Harimau Putih ini🙂

Takita pernah melihat harimau sebelumnya?

Harimau sering disebut “kucing besar” karena bentuknya seperti kucing, hanya saja ukuran tubuh harimau jauh lebih besar daripada kucing.  Dia sangat pandai bersembunyi, bisa berlari dengan sangat cepat, dan juga jago berenang. Harimau memiliki suara auman keras, yang bisa membuat kita gemetar saat mendengarnya hehehe. Takita tidak perlu takut ya?  Karena harimau tidak akan mengganggu kita kalau kita tidak mengganggu mereka. Harimau juga berjasa loh Takita, karena dia bisa menjaga kehidupan yang ada di hutan itu.

 Dulu, didalam hutan di daerah Batu Karu hiduplah banyak hewan. Yang paling terkenal di hutan ini adalah harimau putih nih Takita. Dia termasuk binatang buas dan langka, kehadirannya cukup ditakuti oleh hewan – hewan penghuni hutan lainnya sekaligus juga diburu manusia. 

Harimau putih menjadi incaran para pemburu karena memiliki bulu yang sangat indah dan berharga mahal kalau dijual. Harimau putih yang ditangkap oleh para pemburu ini adalah harimau yang sudah dewasa. Sejak itu banyak anak harimau putih yang harus terpisah dari ayah ibunya karena ditangkap oleh para pemburu. Kasihan ya Takita?😦

Takita tahu? Jumlah harimau putih yang diburu untuk ditangkap lebih banyak daripada jumlah harimau putih yang lahir. Makanya, jumlah harimau putih yang hidup di Batu Karu semakin sedikit. Dan sekarang, harimau putih yang ada di Batu Karu sudah punah. 

Takita tahu apa itu “punah”?

Punah adalah ketika jenis hewan tertentu sudah tidak ada yang hidup lagi, habis, hilang. Jadi kalau Takita mencarinya di hutan, sudah tidak bisa ketemu lagi dengan si hewan. Misalnya, harimau putih yang ada di Batu Karu.

Karena itu Takita, kita harus menjaga hewan – hewan yang ada di sekitar kita dan tidak memburunya supaya mereka tidak punah, jadi kita bisa ikut menjaga alam. Kita tidak ingin alam marah pada kita kan?

Nah, itu tadi kisah harimau putih yang disukai Yaya dan dibagi untuk Takita. Cerita diatas kakak ambil dari lirik lagu Harimau Putih – nya kakak – kakak di DTS Voices yang diceritakan dengan bahasa Kak Dian. Ternyata lirik lagu bisa dijadikan cerita ya🙂

Ketika bercerita pada Yaya & Takita, tidak hanya Yaya & Takita saja yang belajar, tetapi Kak Dian juga. Kakak jadi banyak belajar tentang harimau putih agar bisa bercerita dan menjawab pertanyaan-pertanyaan Yaya & Takita dengan baik. Cerita tentang harimau putih ini tidak pernah diceritakan di sekolah Yaya, tetapi dia sangat senang ketika Kak Dian bercerita sembari menunjukkan gambarnya dan memperdengarkan lagunya.

Yaya sangat suka mendengar cerita tentang hewan – hewan, kalau Takita suka cerita tentang apa?

Sekian dulu surat dari Kak Dian untuk Takita. Semoga Takita senang membacanya. Lain kali, kita berbagi cerita lagi yuk Takita😀

Salam sayang,

– Kak Dian –

6 thoughts on “Berbagi Cerita Dengan Takita

  1. Waaaahhh… Kak Dian pandai betul bercerita.. Btw, Takita itu siapa sich kak? *sambil membayangkan seorang anak kecil berkuncir dua rambutnya dengan penuh pita berwarna-warni* hehheee…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s