#TawuranKata Minggu Ke-3 : BUKU

#Backsound : Aku Suka Baca – DTS

Pada suatu sore, di pojokan YM!

A : “Mbak, gimana ya caranya biar suka baca buku?”

B : “Mulailah dari jenis buku yang kamu suka”

A : “Tapi aku bingung mbak. Aku bingung jenis buku yang aku suka apa”

B : “Hheeee?? kok bisa?”

A : “Iya, selama ini aku kan membaca buku karena ikut-ikutan teman. Kalau temanku suka membaca ini, aku juga ikut baca karena mendengar cerita dari teman-teman kalau buku itu bagus. Pernah suatu kali nekat beli dan pilih sendiri bukunya, jadinya kecewa dengan isi buku itu. Makanya mbak, aku bingung. Padahal pengen banget seperti kalian, suka membaca buku”

B : “Kalau begitu, mulailah dengan membaca buku yang kamu butuhkan”

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

Pernah menemui kejadian seperti diatas?

Membaca terlihat sederhana bagi yang sudah terbiasa, tapi menjadi sedikit rumit bagi yang tidak terbiasa. Membaca merupakan aktivitas sederhana tapi dampaknya luar biasa. Kita bisa mendapat banyak hal, belajar (tanpa sadar), mengenal banyak tempat dan sejarahnya, mengenal tokoh-tokoh dunia yang tidak/belum pernah kita temui, mengetahui perkembangan kehidupan di luar sana, bahkan kita bisa menemukan jawaban-jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang kadang tidak bisa terjawab hanya dengan bertanya.

Setiap orang yang bisa membaca pasti sering membaca, walaupun hanya membaca headline koran, membaca merk produk makanan saat berbelanja di swalayan, membaca brosur yang berisi iklan dan tawaran diskon, dan membaca banyak media lainnya. Diantara mereka yang bisa membaca, tidak semuanya menyediakan waktu khusus untuk membaca dan tidak semuanya suka membaca bacaan dalam bentuk buku, ada juga yang tidak suka membaca buku karena mereka lebih senang membaca berita singkat dan artikel.

Ada banyak alasan kenapa orang suka membaca buku dan juga alasan kenapa tidak suka membaca buku. Berdasarkan hasil survey sederhana yang saya sebar pada beberapa teman baik dari berbagai latar belakang (yang menyediakan waktunya dan ikhlas diminta jawabannya), saya pun mendapat beberapa poin.

  • Mereka suka membaca buku karena bisa menjadi hiburan, mengisi waktu luang, memperoleh tambahan pengetahuan, inspirasi, motivasi, dan juga sebagai pengantar tidur (Oh, yang terakhir ini saya banget. Hehhhehe)🙂
  • Mereka yang tidak suka membaca buku biasanya dikarenakan faktor waktu yang terbatas dan jarang menjumpai buku yang menarik hatinya.
  • Jenis buku yang mereka suka pun beragam, baik fiksi, semi fiksi, maupun non fiksi. Jenis buku yang dimaksud meliputi novel fiksi, novel berdasarkan kisah nyata, how to book, motivasi, sejarah, kesehatan, keuangan, agama, dan juga buku komputer. Ada beberapa teman yang menyukai jenis buku tertentu dan ada juga beberapa teman yang menyukai semua jenis buku bacaan.
  • Penulis favorit teman-teman saya ini juga bermacam-macam, ada yang berasal dari dalam negeri dan ada juga yang dari luar negeri. Setelah diperhatikan, sebagian besar merupakan penulis yang namanya cukup familiar di telinga, ada juga nama baru, dan ppssstt ada juga yang mengidolakan novelis lama. Munculnya nama-nama ini kemungkinan besar disebabkan karena buku-buku mereka  best seller sehingga menarik minat membaca. Tetapi ada juga yang memilih buku karya penulis tertentu karena mereka suka dengan gaya bercerita si penulis walaupun bukunya bukan best seller.  Mereka adalah penulis favorit teman-teman saya : Andrea Hirata, Dewi (Dee) Lestari, Vabyo, Mira W, Haruki Murakami, Rheinald Kasali, Dr. Tan, Nofie Iman, Fira Basuki, Khaled Hosseini, Jean P. Sasson.

Saya sendiri membaca buku disesuaikan dengan kebutuhan. Jika sedang ingin bersantai, saya akan memilih bacaan ringan yang memancing tawa. Jika sedang bingung saat mengerjakan sesuatu, how to book akan menjadi pilihan bacaan saya. Jika semangat belajar sedang tinggi, maka buku pak Rheinald Kasali dan Yoris sebastian yang akan saya baca karena bisa meningkatkan kemampuan berpikir kreatif *tssaahhh tapi iya banget*.

Bagaimana dengan kalian?

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

PS : Terimakasih pada Mba Dyaning, Mba Endah, Mas Emil, Aryo, Ayih, Risma, dan QQokta untuk waktu dan jawabannya🙂

6 thoughts on “#TawuranKata Minggu Ke-3 : BUKU

  1. Pertama saya jatuh cinta untuk membaca buku adalah karena, ingin seperti idola saya waktu SD (iya, SD, gak salah baca koq, kelas 6 waktu itu), teman cewek sekelas yang pintar, suka membaca, dan yang ingin saya tiru – agar sama (dan alasan yang sangat “bodoh”) adalah dia pakai kacamata, saya ingin juga pakai kacamata. Yang saya tau kalau banyak membaca, lama-lama akan pakai kacamata juga. Saya gak tau kalau pakai kacamata akan merepotkan dan membatasi😀 Dan waktu itu gak kepikiran bahwa bisa saja pakai kacamata dengan tanpa ukuran (kacamata netral). Tapi akhirnya saya lebih suka membaca, dan melupakan untuk bisa dekat atau seperti idola saya itu🙂 Buku yang pertama membuat saya jatuh cinta membaca adalah buku dengan judul “Nama Saya Wage”, pengarangnya lupa, novel tentang WR Soepratman, pengarang lagu Indonesia Raya. Semacam novel dengan latar belakang sejarah.

    Sekarang ini saya membaca, pertama karena ada keharusan membaca dengan tema-tema tertentu untuk menulis disertasi. Selain itu, saya suka membaca buku-buku lingkungan dan fotografi (hobi), dan buku-buku dengan tema agama. Komik juga masiih suka saya baca, kl untuk ini biasanya saya sewa saja, tidak membelinya.

    Ada satu penyakit, saya kadang suka beli buku, berdasarkan gambar-gambar (buku fotografi dan sejenisnya) dan desain sampulnya (jadi kadang saya judge a book based on its cover), atau berdasar review. Tetapi akhirnya buku-buku ini sering tidak selesai saya baca🙂

    1. *Kemekelen baca alasan pertama, saat awal2 suka membaca*
      Baidewei buku pertama sepertinya terkesan berat untuk bahan bacaan pertama. Dulu pas SD (sampe sekarang sih), suka Lima Sekawannya Enyd Blyton. Dan sama, pernah beli buku berdasarkan review, dan akhirnya gak selesai terbaca. Paling fatal yaitu kalap berbelanja buku gara2 diskon 75% dan sampai skrg belum kebaca -__-”

  2. hehe, itu buku yang bikin jatuh cinta. Bacanya kl gk salah, waktu SMP. Tapi memang buku2 yang aku baca pertama-tama itu lima sekawan dan nancy drew (jadi ingat, koleksiku lima sekawan di mana ya?).
    Aku suka baca (lihat) buku-buku fotografi karena biasanya desainnya menawan hati (mata).

    1. ohiya ya, td terlalu cepat membaca jd keterangan ttg itu buku pertama yg membuat jatuh cinta pada membaca terlewat tdk dibaca*tepokjidat*
      Ternyata Lima Sekawan bacaan anak-anak generasi kita dulu ya🙂

  3. kalo aku.. seneng membaca dari kecil banget.. sampe gak inget umur berapa. yang aku inget, bacaan pertama ku adalah majalah Bobo… (pada tau kan ya majalah BOBO????). tapi karena tipis, maka hanya sekelebatan aja bacanya.. dan nunggunya seminggu sekali… dan untuk menunggu terbitan yang berikutnya, aku membaca ulang si majalah again and again.
    Suatu hari , papa ku membaawa pulang komik candy-candy, full version 1-9. waduh.. gak kebayang senangnya. that was my first comic.😀 komik itu bahkan eksis sampe aku kuliah, ikut pindah dari jawa ke kalimanta balik lagi ke jawa…😀
    Dari situ, selain bobo, setiap bulan aku dapat jatah untuk membeli 1 buku.. Dan mulailah aku berkenalan dengan yang namanya Lima sekawan, Trio Detektif, Goosebumps dsb….
    I love book…. ^___^

    1. Waaaahhhhhh bacaan kita sama mbak May😀 Tapi komik pertamaku Mari Chan, bukan Candy-candy. Aku dulu majalahnya Bobo, Mentari Putera Harapan, Kuncup, sama 2 tabloid anak. Tapi cuma bisa beli pas ibukku pulang ke kota. Di desaku ndak ada yang jual *Ceritanya aku kan anak desa yang gemar membaca*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s