#YouWrite Dini hari itu …

Jam tiga pagi, dan telepon di ruang tengah berdering …..

*KKKRRRIIIINNNGGGGGGGGGG!!!!!!!!!!!!!!*

Refleks, Amar menggapai-gapai meja disamping tempat tidur mencari jam weker. Begitu alarm sudah ditangan, langsung saja menekan tombol dibagian atas untuk mematikan weker. Dan suasana pun sunyi kembali …

Masih dalam kodisi setengah tersadar, mendadak terdengar bunyi yang sama lagi … *KKRRRIIIINNGGGGG* … dan kali ini berdering lebih lama dari sebelumnya. Amar kembali terjaga!

Dia terduduk ditempat tidurnya, sedikit pusing karena baru saja tertidur mendadak terjaga kembali ketika mendengar bunyi KRING tadi. Amar pun mengambil weker yang di meja dan merasa heran, alarmnya sudah dalam kondisi mati tapi kenapa suara itu masih berbunyi?.

Suasana kembali sunyi ….

*KKKKRRRIIIINNGGGGG …. KRRRIIIINNNNGGGG … KKKRRIIIINNNGGGGGG…”

“lagi-lagi suara itu!” runtuk Amar. Dia bangkit dari tempat tidur dan mencari sumber suara. Oh, ternyata berasal dari ruang tengah. Setelah kesadaran benar-benar pulih, barulah ia sadar ternyata yang berbunyi bukan weker tetapi telepon di ruang tengah. Dengan agak gontai dia menghampiri telepon yang sedang berdering, dan …

“halooo” Sapa Amar setengah malas,

“ini Amar ya?” Setengah berbisik, si penelepon memastikan bahwa yang mengangkat telepon si Amar.

Suara amar yang sedikit serak membuat si penelepon mengenali pemilik suaranya.

“iya, sapa nih?”

“Mbak Wiwid Mar”

Amar heran, Wiwid? Wiwid siapa? Mbak Wiwidnya kan ada di kamar

“Wiwid siapa?”

“mbak Wiwid Mar, Mbak Wiwiiiiiid”

Opo mbak?”

“Anterin pipiiisss”

Hhhhaaaaa????? Amar heran, membuat keributan malam-malam dengan menelpon rumah hanya untuk minta dianterin pipis?

pipiso dhewe mbak Wid” Amar mulai jutek

Gak wani Mar, sih bengi. Anterin dooong. Takut nih. Dapur gelap”

Amar melihat jam, masih jam 3 pagi lebih 5 menit.

“anterin ya Mar? aku keluar kamar sekarang” pinta Wiwid sambil memelas

yo yo yo mbak” Amar pun menutup telepon dan menunggu diluar kamar Wiwid.

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….

Selidik punya selidik, ternyata sebelum tidur Mbak Wiwidnya nonton film horor, ditambah cerita-cerita mistik yang pernah terjadi di rumah yang mereka tempati sekarang. Jadi karena ketakutan, Wiwid pun menelpon rumah, berharap ada yang terbangun dan mengangkat telepon. Paling tidak, dia tidak terjaga sendirian pagi itu.

…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

Aku arep turu mbak, ojo mbok ganggu maneh”  pesan Amar sebelum melanjutkan tidur paginya

8 thoughts on “#YouWrite Dini hari itu …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s