#CeriTo Ke-17

Bagi yang pernah membaca buku Pramoedya Anantha Toer yang berjudul Arus Balik, mungkin pernah membayangkan tempat ini. Iya, ini adalah pelabuhan (kuno) peninggalan jaman kejayaan Majapahit beberapa rahus tahun lalu, yang sekarang lebih dikenal dengan nama Pantai Boom.

Dulu, Pantai Boom ini merupakan pelabuhan besar yang ditangani oleh seorang syahbandar. Banyak kapal dari berbagai bangsa baik Tiongkok, Arab, maupun India yang berlabuh disini.

Waktu berlalu dan jaman pun berubah. Pantai yang dulunya merupakan pelabuhan besar, sekarang tidak lagi menyisakan bukti kejayaan masa lalunya . Pelabuhan ini tidak lagi menjadi pelabuhan, tetapi berubah fungsi menjadi tempat memancing dan bermain yang selalu ramai saat pagi dan sore hari.

Dulu, ketika berjalan-jalan ke pantai ini, saya sibuk nyemplung  sambil bermain dengan saudara dan teman. Sekarang, ketika mengunjungi pantai ini saya jadi sibuk membayangkan kondisi Pantai Boom dan aktivitas didalamnya beratus-ratus tahun yang lalu. Pasti saat itu Pantai Boom ini ramai sekali dan tidak sembarang orang boleh masuk kesini.

Ternyata mengunjungi tempat-tempat bersejarah seru juga ya? Selain bisa bernostalgia, juga bisa membuat kita bersyukur dengan kondisi yang ada sekarang (sebagai kelanjutan dari sejarah masa lampau). Semoga kita tetap bisa memegang nasehat Bung Karno tentang “Bangsa Besar dan JAS MERAH”.

……………………………………………………………………………………………………………………………..

Catatan : Saya baru mengetahui sejarah Pantai Boom ketika membaca Arus Balik *toyor diri sendiri*

5 thoughts on “#CeriTo Ke-17

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s