awardeean

Labirin Rasa, Cerita Tentang Cinta Yang Menemukan Jalannya

17 Comments

???????????????????????????????

Ya, itulah bagian pembuka novel Labirin Rasa. Titik awal penelusuran labirin dengan alurnya yang kadang rumit, berliku, penuh kejutan, dan tak jarang mempertemukan kita dengan jalan buntu. Mengikuti cerita-ceritanya akan membuat kita tersesat didalamnya. Ada cerita tentang cinta, persahabatan, pengkhianatan, keluarga, dan petualangan menjelajah keindahan Indonesia. Pada akhirnya, kita akan mendapat banyak hal melalui serangkaian kisah tokoh sentral dalam novel ini, Kayla.

Kayla Ayu, seorang gadis keturunan Jawa-Batak, mandiri, cuek dalam sikap dan penampilan, hobi bertualang, tahu apa yang dia mau, dan sangat membenci ramalan. Secara penampilan, sekilas tidak ada yang istimewa dengan Kayla, wajah berjerawat dan rambut dikuncir sekenanya. Cara berbicara ceplas-ceplos, tawa yang lepas, dan gestur tubuh yang memancarkan kebahagiaan menjadi magnet yang mampu membuat lawan bicara tertarik padanya.

Kayla yang sangat membenci ramalan mendadak goyah ketika membaca buku usang peninggalan mendiang eyang kakungnya di Yogyakarta. Ada satu bagian dari buku tersebut yang membuat Kayla tersedak ketika membaca larik kalimat didalamnya. Eyang kakung meninggalkan pesan tentang Pangeran Fajar, seseorang yang akan menjadi pendamping hidupnya kelak.

Petualangan Kayla dimulai sejak berada di atas kereta menuju Yogyakarta, kota yang dipilih untuk menenangkan hatinya. Di tengah keriuhan kereta yang berhenti di Stasiun Cirebon, Kayla berkenalan dengan Ruben, sosok yang menarik perhatiannya pada pertemuan pertama. Pertemuan yang mengubah kehidupan percintaannya hingga mencari akar budaya di tanah leluhurnya.

Selain Ruben, ada beberapa pria lain yang hadir dalam hidup Kayla. Dani, seorang mahasiswa dari Malang yang menjadi teman dekat Kayla setelah pertemuan tidak sengaja mereka di Probolinggo. David, seorang kontributor majalah wisata dari negeri kiwi, yang melibatkan Kayla dalam petualangan cinta yang berbeda. Andy, travelmate sekaligus rekan kerja yang berusaha menutupi ketertarikannya pada Kayla dengan selalu bersikap uring-uringan. Dan Patar, seorang pariban dari Medan yang memiliki karakter keras namun sebenarnya dia sangat perhatian, dan diam-diam mencintai Kayla.

! Labirin Rasa

Genrenya yang termasuk novel roman (adult fict), membuat Labirin Rasa tidak hanya menarik bagi kaum hawa, tetapi juga kaum adam yang membacanya. Labirin Rasa menyajikan romantisme hubungan percintaan yang dibalut dalam serangkaian kisah petualangan ke berbagai tempat di Indonesia. Latar belakang Eka yang seorang blogger dan juga traveler menjadikannya mampu meramu cerita perjalanan sang tokoh menjadi lebih hidup. Kelihaian Eka dalam menceritakan perjalanan Kayla menapaki labirin rasanya seperti mengajak pembaca menikmati setiap petualangan yang disuguhkan sekaligus tersesat didalamnya.

Bersetting tempat-tempat cantik di Indonesia mulai dari Yogyakarta, Malang, Bali, Lombok, Makasar, Medan, dan Jakarta menjadikan novel ini semakin menarik. Penggalan surat yang disematkan dengan apik pada beberapa bagian mampu membangun suasana cerita. Alur cerita yang mengalir dengan ritme yang dinamis, penuh kejutan, penokohan yang kuat, dan deskripsi detail tentang keindahan beberapa tempat menjadikan novel ini tidak membosankan untuk dinikmati dari awal hingga akhir.

Secara keseluruhan, novel ini sangat menarik untuk dibaca. Namun, ada beberapa bagian yang membuat saya mengernyitkan dahi kemudian membacanya ulang, karena cerita yang melompat terlalu cepat. Selain itu, ada juga kesalahan teknis dalam penulisan novel ini seperti  salah menyebut nama tokoh Tia menjadi Kayla (halaman 148), Ruben menjadi Patar (halaman 256), dan Ruben menjadi Andy (halaman 296). Semoga kesalahan-kesalahan teknis ini bisa diperbaiki dicetakan mendatang.

Bagi saya, membaca Labirin Rasa seperti menikmati menu kuliner dengan paket lengkap yang menyajikan berbagai macam citarasa. Kemampuan Eka bercerita dan menyelipkan kejutan di beberapa bagian menjadikan setiap lembar novel ini sangat menyenangkan untuk disimak.

Lantas, bagaimana akhir cerita perjalanan cinta Kayla menemukan sang Pangeran Fajar? Adakah ia seseorang yang pernah singgah di hatinya?

****

Judul Buku : Labirin Rasa

Penulis : Eka Situmorang – Sir

Penerbit : Wahyu Media

Jumlah Halaman : vi + 394

Cetakan : 2013

???????????????????????????????

***

Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Book Review Labirin Rasa

logo-smartfren-anti-lelet-live-smart

About these ads

Author: Dian Rustya

Penggemar seni dempul, penyuka jalan - jalan, hobi ceceritaan, dan kadang bisa jadi sasaran empuk srempet2an. #NoMoreDrama *Kecuali drama komedi*

17 thoughts on “Labirin Rasa, Cerita Tentang Cinta Yang Menemukan Jalannya

  1. membaca reviewnya jadi penasaran dengan buku ini. btw jeli sekali Yan, bisa ngeh dengan sedikit kekeliruan itu

  2. Artikelmu ini kok mengkhawatirkan ya Di? khawatir menang… #eaa

  3. ngampil mbak, pareng nopo mboten ? :lol:

  4. nice…saya selalu tertarik dengan apapun yang kamu baca sis. Thanks reviewnya. kalo bisa boleh minta ebooknya tidak? :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 180 other followers