awardeean


4 Comments

Lebaran …

Assalamualaikum ^_^

Bagaimana lebarannya tahun ini? Menyenangkan kan ya?

Ada masakan apa saja di rumah? 

Sudah habis berapa toples kue?

Sudah ketemu siapa saja tadi?

^_^

Untuk saya pribadi, lebaran kali ini tidak jauh berbeda dengan sebelum-sebelumnya, hanya saja silaturahimnya lebih banyak karena teman-teman saya pun bertambah.

Yang agak berbeda, lebaran kali ini saya menghabiskan malam takbiran dengan tidur pulas, tidak seperti tahun-tahun lalu yang biasa saya habiskan dengan mengobrol sampai pagi bersama teman. 

Sejak H-1 kemarin, saya mulai nyicil berkirim pesan lebaran, secara personal tentunya :D Ada yang  berbalas, ada juga yang tidak berbalas, tetapi semoga yang tidak berbalas itu pesannya sampai ke yang menerima, takutnya si pesan nyangkut di jangkar :p 

Diantara pesan yang  berbalas, ada saja pesan yang lucu-lucu dari si teman. Mulai dari yang menyisipkan pesan supaya rajin mandi, ada yang sok “ngambek” kasih maaf duluan trus baru minta maaf, dan ada yang awalnya berkirim pesan lebaran tapi ujung-ujungnya merembet gibah kemana-mana :lol:

Lalu, apa yang paling berkesan? Heemmmm …. apa ya? :lol:

Alhamdulillah bulan Ramadhan tahun ini bisa terlalui dengan lebih baik daripada tahun-tahun sebelumnya. Semoga setelah khatam puasa Ramadhannya, kita semua bisa menjadi muslim yang lebih baik dari sebelumnya, baik dalam hal ibadah, sikap, maupun bertuturkata.

Selamat Idulfitri ya teman-teman ^_^

Mohon maaf atas segala kesalahan, komen yang kadang lancang, dan postingan yang kurang berkenan.

#Sungkem


22 Comments

Le Grand Voyage

le-grand-voyage

Ya, Le Grand Voyage ini judul sebuah film. Film lama sebenarnya, tetapi saya baru tahu dan menontonnya setelah membaca twit reply dari mas Ariy dan Fahmi. Mereka berdua adalah pria-pria ketje dan tangguh tetapi bisa mewek-mewek saat menonton film ini. Saya kan jadi penasaran! :lol:

Membaca review sana-sini, mencoba mengintip gambar, sampai menyimak penggalan filmnya di youtube ternyata tidak mampu menjawab rasa penasaran saya. Akhirnya saya pun berkeliling kota mencari persewaan DVD dengan harapan dapat menyewa dan menontonnya di rumah. Tetapi, bahkan persewaan terbesar di sini tidak mengoleksi Le Grand Voyage :(

Sebenarnya ada dua teman saya yang punya, Fahmi dan Ari tanpa Y. Sayangnya, mereka tinggal di kota yang berbeda. Fahmi di Semarang, dan Ari di Tangerang #MbrebesMili

Lalu, saya pun bongkar-bongkar youtube dan mencari versi full film ini. Alhamdulillah dapat :D

Apakah saya juga mbrebes mili seperti Fahmi dan mas Ariy?

*****

Film ini bercerita tentang perjalanan sepasang ayah – anak menuju tanah suci Mekah. Sang ayah berniat menunaikan ibadah haji melalui jalan darat, dan Reda, anaknya bertugas mengantar beliau sampai sana dengan mengendarai sebuah mobil tua.

Konflik diantara keduanya sudah terlihat sejak awal saat sang ayah mengutarakan niatnya pada Reda. Situasi yang tidak mudah untuk Reda, karena dia harus menyelesaikan ujian akhirnya. Ada satu lagi yang menjadi keberatan Reda, dia harus berpisah dengan kekasihnya, Lisa.

Menempuh perjalanan hanya berdua dengan ayahnya, tentu saja memunculkan konflik-konflik yang mewarnai perjalanan mereka. Mulai dari sang ayah yang membuang HP, pertengkaran dan perselisihan saat memutuskan jalur yang ditempuh, serta penipuan yang mereka alami dalam perjalanan.

2.5_LeGrandVoyage_1_thumb

Berbekal peta fisik, mereka melalui berbagai kota di beberapa negara dengan musim yang berbeda-beda. Perjalanan ribuan mil tidak hanya menguras fisik mereka, tetapi juga kesabaran. Perlahan Reda dan ayahnya mulai menikmati sisa perjalanan menuju Mekah.

Ada satu penggalan percakapan yang menarik diantara keduanya, saat berlindung dari salju,

Ayah : what’s on your mind?

Reda : i wanted to ask you something. 

Ayah : what?

Reda : why didn’t you fly to Mecca? it’s a lot simpler

Ayah : when the waters of the ocean rise to the heavens, they lose their bitterness to become pure again. The ocean waters evaporate as they rise to the clouds. And as they evaporate, they become fresh. 

Ayah : that’s why it’s better to go on your pilgrimade on foot than on horseback. And better on horseback than by car. And better by car than by boat. And better on by boat than by plane.

alicefilm.ru

Penipuan yang mereka alami di tengah jalan telah menguras uang tabungan mereka, dan sisa perjalanan ke Mekah terancam batal. Untunglah, sang ayah masih menyimpan uang di bagian dalam sabuk. Uang yang sedianya akan digunakan saat pulang, terpaksa digunakan untuk melanjutkan perjalanan mereka.

Persediaan uang yang terbatas membuat mereka harus berhemat dan menghitung setiap pengeluaran sepanjang perjalanan. Sampai suatu ketika, mereka bertemu sepasang ibu-anak peminta-minta di lokasi perhentian. Tanpa pikir panjang, sang ayah mengulurkan selembar uang untuk ibu tadi. Reda pun protes karena merasa ayahnya sudah bersikap tidak adil, dan meninggalkan ayahnya seorang diri.

3l

Menjelang sore, sang ayah menyusul Reda yang sedang menyendiri di puncak bukit, untuk mengutarakan rencana selanjutnya, menjual mobil dan Reda kembali ke Perancis dengan pesawat. Namun akhirnya, Reda lebih memilih melanjutkan perjalanan bersama ayahnya. Setelah menempuh perjalanan panjang ribuan mil mulai dari Perancis, Italia, Slovenia, Kroasia, Yugoslavia, Bulgari, Turki, kemudian menyeberang  ke negara-negara Arab seperti Syiria, Jordan, lalu sampailah mereka di Saudi Arabia.

Sesampai di camp haji yang mereka dirikan bersama beberapa rombongan haji lain, sang ayah pun bersiap untuk melakukan towaf dan sa’i menggunakan bus. Reda memutuskan untuk menunggu sang ayah di camp. Menjelang malam, saat seluruh rombongan kembali ke camp, Reda tidak menemukan ayahnya.

Esok harinya, Reda memutuskan mengikuti rombongan menggunakan bus untuk mencari ayahnya. Mencari seseorang di tengah lautan manusia saat musim haji tentu saja bukan hal yang mudah, tetapi Reda tetap berharap bisa bertemu dengan ayahnya hari itu juga.

LeGrandVoyage-5

*****

Saya pun paham, kenapa Fahmi dan mas Ariy bisa  mewek sat menontonnya. Mereka adalah anak laki-laki, dan tentunya memahami hubungan kedua ayah-anak ini dengan semua lika-likunya.

Menonton film ini dan menyaksikan kekhusyukan ayah Reda, mengingatkan saya pada mbah Kakung yang sangat berharap suatu hari bisa menginjakkan kaki di tanah suci.Sepeti tebak-tebak buah manggis sebelumnya, saya ikut mewek saat menonton film ini, khususnya saat Reda berhasil menemukan ayahnya.

Matur nuwun Fahmi, mas Ariy ….

Bisa belajar banyak dari film ini dan lebih menghargai lagi setiap momen bersama bapak ibuk :)


10 Comments

Sesenggukan Gara-gara Yamada Taro kun

Masih ingat kapan terakhir kali menangis?

Saya sih baru saja, hehhehhehhehhee

Oh! Saya tidak sedang sedih apalagi patah hati. Tenang saja #halah

Jadi ceritanya, jumat malam lalu saya sedang dilanda kebosanan. Parah! Nonton tayangan televisi, malas. Berselancar internet, malas. Baca buku juga malas. Akhirnya bongkar-bongkar isi lemari dan ketemulah sebendel DVD dorama Jepang kiriman mbak Maya.

Continue reading


28 Comments

Tentang Mas Moderator Capres-Cawapres

ini-sosok-zainal-arifin-mochtar-moderator-debat-capres-kpu

(Sumber : merdeka.com)

Senin, 9 Juni 2014 lalu, saya termasuk salah satu dari sekian juta penonton yang mengikuti acara debat capres dan cawapres. Mainstream? Biar saja :lol: Ini bukan pemilu pertama saya, tetapi baru kali ini saya tetarik menyimak debat capres dan cawapres di televisi secara utuh.

Seperti yang sudah diduga sebelumnya, dunia Twitter bakal riuh komentar soal isi debat capres-cawapres. Bahkan jika tidak menyaksikan secara langsung pun, saya tetap bisa mengikuti jalannya acara secara detail karena banyak sekali orang  yang follow “melaporkan” langsung isi debatnya. Ada yang  serius, ada yang mengandung emosi, ada yang lucu-lucuan, dan ada yang hilang fokus …. seperti saya :lol:

Continue reading


11 Comments

Perjalanan si Tante Dempul

Sebenarnya, kalau urusan rias-merias, saya sudah mulai coba-coba sejak jaman kuliah. Tentu saja, teman-teman kos yang menjadi “korban” waktu itu. Sebagai orang yang minim banget pengetahuan soal teknik make up, seringnya hasil riasan saya amburadul. Mulai dari eyeshadow yang gak kelihatan, blush on yang berlebihan sehingga berefek pipi seperti ditampar, dan belum pinter menggambar alis, sehingga bagian alis selalu dilewatkan begitu saja.

Continue reading


33 Comments

Kenal Imung?

Hari ini, ketika mengantar adek sepupu yang merengek minta dibeliin tempat pensil di salah ssatu toko buku di sini, saya menyempatkan menyusuri rak-rak novel, kebiasaan yang sudah lama saya tinggalkan, karena belakangan saya lebih sering membeli buku secara online. Alhasil, dari sudut ke sudut, saya menemukan banyak nama baru dan judul novel yang masih asing. Ada beberapa yang saya kenal, itu pun karena sering disebut-sebut oleh beberapa teman dan orang yang saya follow di Twitter. Yang lainnya? Saya tidak tahu :(

Continue reading


19 Comments

Sugeng Tanggap Warsa, Mbak Yusmei

Sekali lagi, nyelipin surat di postingan blog ini tidak apa-apa kan? #Eh

 

Hai Mbak Yusmei …

Selamat ulang tahuuuuuuunn ^_^

Hemmm, yang ke berapa? Oh! Masih yang ke – 17 ya? Seumuran sama Nenny dong? :lol:

 

Aku bukan pengingat ulang tahun yang baik, mbak. Tapi syukurlah, ada pemberitahuan dari facebook kalau hari ini adalah hari ulang tahunmu.

Ga kerasa, terakhir kita bertemu sudah 6 bulan yang lalu ya mbak? Hehhehheee

Tahun lalu, aku sempat terlibat tiga perjalanan denganmu, dan alhamdulillah semuanya menyenangkan. Semoga kau tidak kapok menjadi travelmate-ku di kesempatan yang lain. Mungkin Solo? Semarang? atau Salatiga? #diklethakZizah

Di #LasemTrip, tempat kita pertama bertemu, juga dengan beberapa teman keren lainnya. Asyiknya, perjalanan itu menjadi pembuka pertemanan kita semua. Senang bisa menjadi bagian dari kalian.

Trip selanjutnya, kita tidak sengaja eh lebih tepatnya kalian menculikku sepulang dari mantenan Ari. Rencana dadakan dan saltum di gardu pandang Pati Ayam sampai mengincip soto kerbau di Kudus benar-benar “kejutan” yang menyenangkan :lol:

Dan, terimakasih yaaa mbak sudah mau menyempatkan sambang ke Tuban, walau harus menempuh berjam-jam perjalanan dari Solo #terharu

Selamat ulang tahun yaa mbak Yusmei #hugs

Semoga dilimpahi semakin banyak kebaikan, selalu sehat, dan berbahagia.

Oiya, semoga segera terwujud juga cita & cintanya. Jangan galau lagi kalau denger lagunya Kahitna yaa mbak #Dikeplak

Ayo kapan kita ngobrol-ngobrol lagi?

541432_10200676495742390_1891566617_n

 

 

 


12 Comments

Tantangan Penjaga Gerbang Perbatasan RI di Pulau Timor

Pernah ada Timor Timur di Pulau Timor. Namun, keberadaannya kini tinggal sejarah. Wilayah yang dulu pernah menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, kini telah memisahkan diri. Pulau Timor memiliki ceritanya sendiri, cerita pilu tentang pergolakan sejarah lahirnya negara baru, Democratic Republic of Timor Leste.

Pulau Timor terletak di ujung timur rantai kepulauan Nusa Tenggara. Pulau yang memiliki luas 30.777 km2 ini dulunya merupakan pengekspor kayu cendana aromatik, madu, dan lilin. Potensi inilah yang menjadikan Pulau Timor bagian dari jaringan perdagangan Cina dan India di masa silam. Selain potensi sumber daya alam bernilai ekonomi, Pulau Timor juga memiliki keindahan alam yang memukau. Keelokannya bahkan sudah bisa disaksikan dari kaca pesawat, sesaat sebelum mendarat di Bandara El Tari, Kupang.

Continue reading


17 Comments

Misi Khayalan ke Singapura

Judulnya terbaca #sokiyes banget kan ya? :lol:

Jadi ceritanya, beberapa hari ini timeline Twitter saya ramai sekali. Ada beberapa tema yang diperbincangkan, RWSentosa salah satunya. Awalnya, saya melewatkan twit-twit yang menyebut , tetapi ketika membaca twit-twit mbak  saya tertarik untuk ikutan lomba ini. “Tugas-tugas” yang diberikan mbak Venus juga seru. Asyiknya lagi, bisa mengerjakan tugasnya sambil mengkhayal :D #Eh

Continue reading

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 173 other followers